SUMENEP, RadarMadura.id - Penanganan jembatan ambruk penghubung antardesa di Kecamatan Gili Genting mulai menemukan titik terang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan mengalokasikan anggaran belanja tidak terduga (BTT) untuk perbaikan jembatan yang menghubungkan Desa Bringsang dan Desa Aenganyar tersebut.
Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep Salamet Supriyadi mengaku sudah mendapatkan kejelasan tentang pendanaan perbaikan infrastruktur jembatan itu. Yakni, melalui dana BTT.
Jembatan yang akan dibangun bersifat permanen. Maka, kebutuhan anggarannya cukup besar. Butuh anggaran sekitar Rp 750 juta, ucap Supriyadi kemarin (23/12).
Tetapi, pembangunan infrastruktur jalan tersebut belum jelas kapan akan dilaksanakan. Namun yang pasti, akan dilakukan di tahun anggaran 2026.
Kami masih menunggu kabar dari TAPD (tim anggaran pemerintah daerah), pungkasnya.
Ambruk jembatan di Pulau Gili Genting tersebut disebabkan faktor usia. Sebab, dibangun pada 1987.
Maka, perbaikannya harus dilakukan secara total. Kalau dilihat dari prasasti, kerusakannya disebabkan usia jembatan, imbuh Supriyadi.
Ketua Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri meminta pembangunan jembatan itu segera dilakukan.
Sebab, keberadaannya saat dibutuhkan masyarakat setempat. Kami mendorong pemkab segera mempercepat prmbangunannya, katanya. (iqb/jup)
Editor : Amin Basiri