SUMENEP, RadarMadura.id – Universitas Bahaudin Mudhary (Uniba) Madura menggelar rapat senat terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana Ke-4 Tahun Akademik 2025/2026. Momen sakral itu digelar di Gedung Tuan Ghube kampus setempat, Rabu (10/12).
Kampus ber-tagline Tera’ Ta’ Adamar ini mewisuda 290 mahasiswa dan mahasiswi. Dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Prodi Akuntansi 19 orang dan Prodi Manajemen 164 oramg. Lalu, dari Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi Teknik Industri 17 orang, Prodi Informatika 50 orang, dan Prodi Sistem Informasi 40 orang.
Rektor Uniba Madura Prof Rachmad Hidayat mengatakan, tantangan ke depan semakin kompleks. Dunia kerja menuntut inovasi, kreativitas, dan ketangguhan dalam merespons perubahan. Karena itu, dia berpesan kepada wisudawan untuk tidak pernah berhenti belajar sepanjang hayat.
”Jangan pernah berhenti mencari ilmu dan mengembangkan kompetensi diri. Terus berkarya dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, intergritas, dan berkontribusi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Dijelaskan, banyak hal yang sudah instansinya lakukan guna meningkatkan kualitas mahasiswa dan mahasiswi. Tahun ini, tiga prodi baru yang terdiri dari Hukum Bisnis, Bahasa dan Kebudayaan Inggris, serta Kajian Film telah berhasil terakreditasi baik.
Selain itu, kegiatan internal dan eksternal juga dilakukan. Seperti seminar, stadium generale, dan lainnya. Hal itu dilakukan guna memberikan pembekalan pada mahasiswa dan mahasiswi. ”Tahun ini kami menerima 181 ribu mahasiswa dan mahasiswi baru. Sehingga, secara keseluruhan mahasiswa dan mahasiswi Uniba mencapai 4.200 orang,” ungkapnya.
Dijelaskan, berbagai prestasi berhasil ditorehkan oleh mahasiswa dan mahasiswi Uniba, baik di kancah nasional maupun internasional. Tahun ini visi internasionalisasi Uniba ditandai dengan melakukan tridarma perguruan tinggi dengan menjalin kerja sama internasional.
Di antaranya dengan menerima mahasiswa dan mahasiswi asing baru pada angkatan 2025/2026 sebanyak 14 orang. Melaksanakan konferensi internasional pada Oktober 2025, dan melaksanakan program magang internasional dengan mengirim mahasiswa dan mahasiswi terbaik ke Thailand.
”Semua pencapaian itu tidak terlepas dari dukungan Ketua Yayasan Kudsiyah Bahaudin Mudhary Prof Achsanul Qosasi. Selamat kembali ke masyarakat dan harus siap berkompetisi dengan alumni kampus lain,” tandasnya.
Ketua Yayasan Kudsiyah Bahaudin Mudhary Prof Dr Achsanul Qosasi menyampaikan, wisuda bukanlah akhir perjalanan akademik. Dia mengingatkan pada 290 lulusan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Sains dan Teknologi itu agar terus menimba ilmu.
"Ini adalah awal dari proses menuntut ilmu yang lebih luas. Dunia ini adalah madrasah yang tidak pernah selesai," katanya.
Selain itu, dia meminta para lulusan mengingat peran orang tua dalam setiap pencapaian. Karena kelulusan ini berkat jasa orang tua yang telah berkorban agar anak-anaknya bisa menyelesaikan pendidikan.
"Kalian tidak akan pernah menjadi sarjana tanpa cinta, doa, dan pengorbanan orang tua. Mereka memberi tanpa mengharap balasan," tegasnya.(tif/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti