Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Jobfair Serap Ratusan Calon Pekerja

Amin Basiri • Kamis, 27 November 2025 | 16:28 WIB
RAMAI: Ratusan warga berdesakan menghadiri gelaran jobfair di Gedung KORPRI Sumenep, Rabu (17/9).
RAMAI: Ratusan warga berdesakan menghadiri gelaran jobfair di Gedung KORPRI Sumenep, Rabu (17/9).

SUMENEP, RadarMadura.id - Jumlah pelamar kerja saat pelaksanaan job fair 2025 jumlahnya lebih dari 800 orang, data tersebut berdasarkan pendaftaran yang diisi melalui Google form.

Namun, hingga saat ini calon pekerja yang terserap masih minim, yakni baru 105 orang.

Kabid Penempatan dan Perluasan Kerja Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Sumenep, Eko Kurnia Mediantoro, menuturkan, hingga saat ini dari 36 perusahaan yang berpartisipasi dalam job fair, sudah 28 yang melaporkan kelolosan peserta.

Sementara sisanya masih dalam proses. "Dari 28 perusahaan itu baru 105 yang diterima di perusahaan peserta job fair," katanya.

Eko menjelaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan perusahaan yang menjadi peserta.

Hal itu untuk memastikan jumlah tenaga kerja yang diterima dan tidak diterima oleh perusahaan.

"Kami terus menanyakan ke perusahaan, agar kami punya gambaran seberapa banyak tenaga kerja yang diterima," jelasnya.

Dia menyatakan, dalam setiap rapat evaluasi, perusahaan diminta untuk melaporkan jumlah pelamar yang diterima.

Termasuk jumlah lamaran yang masuk meski tidak sesuai kualifikasi.

"Kami sudah meminta agar setiap penerimaan tenaga kerja diinformasikan," ucapnya.

Eko menambahkan, terdapat beberapa kendala pada pelaksanaan job fair.

Diantaranya, peserta yang lolos tidak hadir saat sesi wawancara, bahkan pencari kerja merasa ekspektasi gajinya tidak sama dengan yang diberikan perusahaan karena disesuaikan dengan pengalaman dan kemampuannya.

"Kami akan melakukan evaluasi jobfair tahun ini sebagai acuan even tahun mendatang agar semakin maksimal," imbuhnya.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi, menyatakan, akan mengevaluasi setiap program yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerjanya.

Karena itu, ia meminta agar Disnaker mempercepat proses pendataan peserta yang diterima kerja maupun tidak.

"Mereka kan butuh kepastian, makanya harus dipercepat. Dikhawatirkan masyarakat kedepan merasa malas untuk ikut lagi," tegasnya. (tif/yan)

Editor : Amin Basiri