Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Proyek Jalan Lingkar Bandara di Desa Kacongan Berantakan, Pelaksana Belum Ratakan Urukan

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 25 November 2025 | 16:13 WIB
PROYEK LANJUTAN: Lokasi proyek jalan lingkar bandara yang berlokasi di Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (24/11). (MOH. IQBAL/JPRM)
PROYEK LANJUTAN: Lokasi proyek jalan lingkar bandara yang berlokasi di Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep, Senin (24/11). (MOH. IQBAL/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Pengerjaan proyek jalan lingkar bandara di Desa Kacongan, Kecamatan Kota Sumenep, terkesan asal-asalan. Buktinya, banyak sisa tanah urukan yang belum diratakan di lokasi pengerjaan proyek. Kendati demikian, proyek dengan anggaran  Rp 2.719.277.929 itu diklaim hampir tuntas.

Imam selaku kontraktor pelaksana mengaku, proyek yang dikerjakan memasuki tahap akhir. Yakni, pemadatan tanah timbunan. Maka, tidak lama lagi pengerjaan proyek itu akan tuntas. ”Itu memang belum selesai, makanya seperti itu (belum diratakan semua). Sedikit lagi itu tuntas,” singkatnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep Salamet Supriyadi membenarkan proyek jalan lingkar bandara memang belum selesai. Namun, pengerjaannya sudah mencapai 95 persen hingga Sabtu (22/11).

”Sudah hampir selesai pekerjaannya,” katanya.

Dia mengeklaim pengawasan pengerjaan proyek dengan dana jumbo tersebut sudah dimaksimalkan. Tujuannya, agar pembangunan infrastruktur jalan tersebut sesuai rencana anggaran biaya (RAB).

Apalagi, anggaran yang dialokasikan dalam proyek tersebut tidak sedikit. ”Kita sering arahkan rekanan mengerjakan sesuai RAB. Kita terus awasi perkembangan progres pekerjaannya,” tukasnya.

Supriyadi menambahkan, pengerjaan proyek jalan lingkar bandara hanya sebatas pemadatan. Sehingga, pelaksana tidak berkewajiban melakukan pengaspalan atau hotmix. Sebab, angggaran terbatas.

”Kalau pengaspalannya nanti akan dialokasikan anggaran lain,” imbuhnya.

Sekadar diketahui, proyek jalan lingkar bandara itu dimenangkan oleh CV Asri Karya. Rekanan yang beralamat di Kelurahan Bangselok itu menawar dengan harga Rp 2.660.775.354. Dana miliaran rupiah tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025. (iqb/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pembangunan infrastruktur jalan #jalan lingkar bandara #Kontraktor Pelaksana #pengerjaan proyek #desa kacongan