SUMENEP, RadarMadura.id - Capaian investasi di Kabupaten Sumenep sepanjang 2024 tembus Rp 2,7 triliun.
Capaian tersebut melebihi tahun sebelumnya, yakni Rp 2,1 triliun.
Nilai investasi ini bersumber dari online single submission risk based approach (OSS RBA) dengan total sebanyak 16.956 unit usaha.
Dari nilai tersebut, sudah menyerap 38.009 tenaga kerja.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep R Abd. Rahman Riadi menyampaikan, pihaknya melakukan beberapa langkah untuk mendorong pertumbuhan investasi.
Di antaranya melalui Perda 1/2024 dan Perbup 34/2024 tentang pemberian fasilitas insentif dan kemudahan penanaman modal bagi pelaku usaha.
Pihaknya juga menerapkan digitalisasi dalam pelayanan. Pemkab Sumenep menerapkan digitalisasi pelayanan dan kami juga menggunakan Sumenep Invesment Project Ready To Over (SIPRO), katanya.
Wakil Bupati Sumenep Imam Hasyim menyatakan, Kota Keris memiliki keunggulan di sektor investasi.
Misalnya, unggul dalam letak geografis dengan luas wilayah 2.093,50 kilometer.
Keunggulan lainnya dari sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, bidang infrastruktur serta kebijakan ekonomi.
Sumenep terdiri dari 27 kecamatan, 330 desa dan 4 kelurahan serta 1.563 dusun. Semoga ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah, harapnya. (tif/bil)
Editor : Amin Basiri