Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Lima Komisioner KI Sumenep Belum Dilantik

Amin Basiri • Senin, 10 November 2025 | 16:12 WIB
MEGAH: Keberadaan Kantor KI Sumenep yang berlokasi di Jalan dr Cipto, Desa Kolor, Kecamatan Kota.
MEGAH: Keberadaan Kantor KI Sumenep yang berlokasi di Jalan dr Cipto, Desa Kolor, Kecamatan Kota.

SUMENEP, RadarMadura.id– Komisi I DPRD Sumenep sudah merekomendasikan lima calon komisioner Komisi Informasi (KI) periode 2025–2029 pada Agustus lalu.

Tapi hingga November, kelimanya belum juga dilantik.

Kelima komisioner tersebut di antaranya Ahmad Ainul Horri, Hasdani Ro’i, Rifa’i, Winanto, dan Kamarullah.

Penetapan mereka berdasarkan berita acara dengan nomor: 100.3/37/050/2025 tentang hasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon komisioner Komisi Informasi Sumenep.

Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumenep Irwan Sujatmiko membenarkan, jika kelima komisioner KI yang lolos tahapan seleksi tersebut belum dilantik. Iya memang belum dilantik,” katanya.

Pejabat yang akrab disapa Miko itu menyampaikan, institusinya bukan tidak mau melantik.

Melainkan, pihaknya belum memiliki dasar. Sebab, belum ada surat resmi dari dewan terkait hasil fit and proper test tersebut.

Kita belum dapat suratnya (hasil fit and proper test) dari dewan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Sumenep, Yanuar Yudha Bachtiar, saat dikonfirmasi terkait surat tersebut enggan berkomentar.

Dia meminta bertemu langsung untuk menjelaskan. Kita ketemu saja,” ucapnya singkat.

Sekadar diketahui, pengumuman pendaftaran calon anggota KI dilakukan pada 19 April.

Kemudian dilanjutkan dengan penerimaan pendaftaran pada 21 April sampai 5 Mei.

Terdapat 58 orang yang mendaftar, tapi hanya 27 orang yang melengkapi berkas pendaftaran.

Kemudian dilakukan tes seleksi administrasi. Hasilnya ada 19 orang yang lolos.

Selanjutnya dilakukan CAT pada Selasa (24/6) dan hanya 15 orang yang berhasil lolos.

Kemudian mereka mengikuti tes kesehatan dan ada 11 peserta yang lolos.

Pada Rabu (13/8), sebanyak 11 peserta.mengikuti fit and proper test yang diselenggarakan oleh Komisi I DPRD Sumenep.

Prosesnya dilakukan secara terbuka, hingga akhirnya ditentukan ada lima peserta. (iqb/yan)

Editor : Amin Basiri