Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

59 Kelompok Terima Bantuan Perikanan

Amin Basiri • Rabu, 5 November 2025 | 20:21 WIB
USAHA: Nelayan menyandarkan perahunya di Pelabuhan Kalianget, Kamis (9/10).
USAHA: Nelayan menyandarkan perahunya di Pelabuhan Kalianget, Kamis (9/10).

SUMENEP, RadarMadura.id - Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep menyalurkan bantuan kepada 59 kelompok usaha perikanan tahun ini.

Program itu diklaim mampu menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Kepala Diskan Sumenep Agustiono Sulasno menyebutkan, ada tiga bentuk fasilitasi yang diberikan.

Masing-masing berupa bantuan sarana budi daya ikan air tawar, sarana pengolahan hasil perikanan, serta hibah uang untuk pengembangan usaha perikanan rakyat.

”Bantuan sarana budi daya ikan air tawar disalurkan ke 38 kelompok, dengan total 380 anggota penerima manfaat, jelasnya.

Kemudian, untuk bantuan sarana pengolahan hasil perikanan diberikan kepada 16 kelompok dengan 160 penerima manfaat.

Sedangkan hibah uang diberikan pada lima kelompok lain yang fokus mengembangkan usaha di sektor perikanan.

”Totalnya 59 kelompok atau sekitar 590 pelaku usaha perikanan, ujarnya.

Agus menambahkan, sekitar 65 persen penerima manfaat telah mampu mengembangkan usaha secara mandiri, baik di bidang budi daya maupun pengolahan hasil perikanan.

Program ini bukan sekadar bantuan, tapi juga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi masyarakat, tegasnya.

 Baca Juga: Tahap Awal Operasional APHT Serap 220 Pekerja

Selain bantuan fisik dan hibah, pihaknya juga memberikan pendampingan teknis serta pelatihan manajemen usaha agar penerima bisa mengelola bantuan secara berkelanjutan.

”Hasilnya mulai terlihat. Beberapa kelompok sudah memasarkan produk olahan seperti abon, kerupuk, dan bakso ikan ke pasar lokal hingga regional, imbuhnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari, meminta agar Diskan terus melakukan pembinaan dan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.

”Jangan hanya menyalurkan bantuan, tapi juga harus dievaluasi agar hasilnya terukur.

Tujuannya supaya benar-benar berdampak bagi ekonomi masyarakat, pintanya. (tif)

Editor : Amin Basiri