SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep gelar bimbingan teknis (bimtek) di Hotel Azmi Sumenep.
Acara yang digelar mulai Kamis (30/10) sampai Sabtu (22/11) itu diikuti 667 pengurus Koperasi Merah Putih (KMP).
Kepala DKUPP Sumenep Moh. Ramli mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kompetensi pengurus dalam mengelola koperasi secara profesional, transparan, dan mandiri. Sehingga, pengurus mampu menjadi pendorong ekonomi masyarakat.
"Bimtek ini akan dilaksanakan selama hampir satu bulan dan akan berakhir pada Sabtu (22/11)," katanya.
Dijelaskan, sebanyak 334 pengurus KMP dibagi menjadi tujuh kelompok pelatihan.
Setelah mengikuti pelatihan, pengurus diharapkan bisa memahami peran, fungsi, dan tanggung jawabnya. "Kami ingin memastikan setiap KMP bisa berjalan dengan baik," ujarnya.
Menurutnya, pembentukan KMP merupakan program nasional prakarsa pemerintah pusat.
Pembentukan pengurus dan penentuan ketua melalui mekanisme musyawarah desa khusus (musdesus). "Semua tahapannya difasilitasi oleh pemerintah dan gratis," ujarnya.
Ramli mendorong pembangunan fasilitas KMP dapat memanfaatkan aset pemerintah.
"Kalau ada bangunan milik pemkab yang tidak terpakai, bisa digunakan untuk gerai atau kantor KMP.
Dengan begitu, dapat segera beroperasi tanpa menunggu anggaran baru," tandasnya. (tif/yan)
Editor : Amin Basiri