Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sasar Puluhan Desa di Kota Keris, Penerima BK Pemprov Jatim Tahap Dua

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 12 September 2025 | 15:13 WIB

Grafis Sasaran BK Tahap 2 di Sumenep. (HARY/JAWA POS RADAR MADURA)
Grafis Sasaran BK Tahap 2 di Sumenep. (HARY/JAWA POS RADAR MADURA)


SUMENEP, RadarMadura.id – Program pembangunan di sejumlah desa di Kota Keris sebagian ada yang dibiayai dari Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur (Jatim). Tahun ini, untuk BK tahap dua menyasar 30 desa di Kota Keris. Puluhan desa tersebut tersebar di 11 kecamatan.

Sebaran tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor 100.3.3.1/324/013/2025 tentang Penetapan Pagu Anggaran Definitif Belanja Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa.

Yang melakukan verifikasi program tersebut adalah Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2025.

Anggaran yang dialokasikan ke sejumlah desa tidak sama. Mulai dari Rp 100 juta sampai Rp 800 juta. Sedangkan untuk pembangunannya juga beragam. Seperti pembangunan jalan aspal, tembok penahan tanah, jembatan, dan lain sebagainya.

Jumlah desa di masing-masing kecamatan yang menerima program BK Provinsi Jatim juga tidak sama. Paling banyak di Kecamatan Dungkek dan Pragaan. Bantuan tersebut tersebar di wilayah daratan dan kepulauan.

Anggota Komisi I DPRD Sumenep Holik mengatakan, BK Provinsi Jatim memang disediakan untuk membantu peningkatan pembangunan di desa. Program tersebut dinilai sangat bagus untuk kemajuan desa.

”BK ini memang untuk mempercepat pembangunan di desa,” katanya.

Holik berharap, anggaran yang dialokasikan di sejumlah desa tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh pemerintah desa.

”Dikerjakan sesuai dengan peruntukannya. Kita mengingatkan program tersebut dikerjakan dengan benar,” ingatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep Anwar Syahroni belum bisa memberikan pernyataan berkenaan dengan program tersebut. Sebab, berulang kali dihubungi ke nomor ponselnya, yang bersangkutan tidak merespons. (iqb/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#30 desa #program pembangunan #bantuan keuangan #kota keris #bk provinsi jatim