SUMENEP, RadarMadura.id – Ma’had TMI Al Amien Prenduan berpartisipasi dalam World Muslim Scout Jamboree (WMSJ) 2025 100th Gontor. Pertemuan 15.000 Pramuka Muslim dari seluruh dunia tersebut diselenggarakan di Cibubur, Jakarta Timur, pada Selasa hingga Minggu (9–14/9).
Pelepasan secara resmi dilangsungkan di Lantai 1 Gedung Rasda, bersama Ketua Kwarcab Sumenep Kak Wahyu Kurniawan Pribadi. Turut hadir mendampingi Kamabigus Al Amien Prenduan Kak Maliji Jalali, anggota Mabigus Kak Musleh Wahid, dan Mudir 'Aam TMI Ustad Suyono Khatthab.
Keikutsertaan santri putri dalam WMSJ 2025 menjadi sejarah penting dalam perkembangan pendidikan kepramukaan di TMI Al Amien Prenduan. Mengingat, ini merupakan kali pertama mereka mengikuti lomba kepramukaan untuk kategori putri, sedangkan kategori putra tidak pernah absen dalam keikutsertaan.
”Ini sejarah bagi perjalanan pondok kami ini, baru kali ini santri putri mengikuti kegiatan Pramuka di luar pondok. Bahkan, tidak tanggung-tanggung, langsung mengikuti Jambore dunia,” ungkap Mudir 'Aam TMI Ustad Suyono Khatthab.
Setelah proses pelepasan, para kontingen yang terdiri dari 23 santri itu berpamitan kepada Kiai, sedangkan santriwati ke Nyai. Ditemui di kediamannya, KH Dr Ghozi Mubarok, MA menyampaikan tiga hal penting. Pertama, diharapkan santri bisa menimba ilmu sebanyak-banyaknya, dan menularkan kepada kawan-kawannya di pondok. Terlebih, mereka akan bertemu dengan peserta lain dari seluruh dunia yang memiliki budaya, tradisi, bahkan keterampilan yang berbeda.
Kedua, Kiai Ghozi berharap santri bisa menjaga nama baik pondok, dengan membuktikan bagaimana hasil latihan dan persiapan yang sudah dilakukan. ”Kalian istimewa, belum tentu tahun depan ada jambore seperti ini, jadi jaga betul nama baik pondok,” pintanya.
Ketiga, beliau berharap, selain menjaga nama baik Al Amien, keikutsertaan ini bisa menjadi cerminan sebagai pondok alumni Gontor dalam membina kegiatan kepramukaan.
”Jadi saya kira itu harus diperhatikan betul, yang menyelenggarakan ini Gontor, yang kita tahu sebagai akar dari Al Amien,” pungkasnya. (*/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti