SUMENEP, RadarMadura.id - Beragam cara dapat dilakukan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan RI.
Seperti yang dilaksanakan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar.
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu menyemarakkan HUT kemerdekaan dengan melaksanakan jalan-jalan sehat (JJS), Sabtu (16/8).
Kegiatan itu dihadiri langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dan wakilnya, Imam Hasyim.
Salah satu pejabat publik yang turut memeriahkan kegiatan itu adalah Sekkab Sumenep Edy Rasiyadi.
Turut hadir Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar yang diakui seluruh karyawan perusahaan pelat merah tersebut.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairil Fajar menyatakan, kegiatan yang digelarnya bukan hanya sekadar JJS.
Tetapi, merupakan salah satu upaya untuk meneguhkan persatuan dan semangat perjuangan di internal perusahaan yang dipimpin.
Kita bekerja di perusahaan jangan hanya mencari hidup, tetapi juga harus menghidupkan organisasi.
Integritas dan amanah adalah kunci agar kita dipercaya publik, katanya.
Bagi BPRS Bhakti Sumekar, momentum HUT Kemerdekaan RI bukan hanya pengingat sejarah perjuangan.
Tetapi, juga refleksi bagi dunia kerja. Bersama adalah kekuatan, kalau sudah satu hati dan satu visi, tidak ada tantangan yang tidak bisa kita hadapi, ujarnya.
Baca Juga: RSUDMA Sumenep Naik Kelas ke Tipe B, Komitmen Tingkatkan Pelayanan pada Masyarakat
JJS yang diselenggarakan untuk memperkuat kebersamaan karyawan.
Sehingga, para karyawan bisa jeda dari berbagai kesibukan di kantor.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh karyawan yang berada di wilayah daratan dan wilayah kepulauan.
Karena kebersamaan tidak hanya dibangun di ruang rapat, tetapi juga di momen santai seperti ini, tutupnya.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi konsistensi BPRS Bhakti Sumekar dalam merawat semangat kemerdekaan.
Dia menegaskan, peringatan kemerdekaan bukan hanya sekadar simbol seremonial, melainkan wujud nyata spirit kebangsaan.
Kekuatan sebuah institusi bukan diukur dari besar nama atau modal finansial semata, tetapi dari kecepatan berpikir dan keberanian dalam beradaptasi, tegasnya. (tif/jup)
Editor : Amin Basiri