SUMENEP, RadarMadura.id – Sebanyak 180 peserta guru SD, MI, PAUD, pustakawan, orang tua, dan pegiat literasi di Kabupaten Sumenep menerima bimbingan teknis (bimtek) membaca nyaring. Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi dasar anak di Kota Keris.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Sumenep Rudy Yuyianto menyampaikan, bimtek itu untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam melakukan kegiatan membaca nyaring. Hal itu guna meningkatkan minat baca, mempererat ikatan emosional, dan mendukung perkembangan literasi anak sejak usia dini.
”Kegiatan ini penting untuk memberikan pemahaman pada orang tua dan guru dalam membentuk fondasi literasi anak,” katanya Kamis (14/8).
Peserta dilatih keterampilan membaca nyaring yang ekspresif, komunikatif, dan sesuai usia anak. Sehingga, mereka dapat terlibat aktif dalam kegiatan literasi di rumah maupun di lingkungan sekolah.
”Mereka juga dapat membangun budaya literasi dengan pendekatan yang menyenangkan, dan pada akhirnya dapat meningkatkan hubungan emosional antara anak dengan orang dewasa melalui kegiatan membaca,” paparnya.
Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini tidak hanya menjadi pelatihan biasa. Tetapi, juga dapat menjadi langkah konkret dalam membangun budaya literasi sejak dini dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Sumenep. (tif/luq)
Editor : Hera Marylia Damayanti