SUMENEP, RadarMadura.id – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Sumenep menunjukkan komitmennya dalam upaya mengatasi kasus tengkes atau stunting. Pengurus TP PKK Sumenep intens turun ke desa-desa untuk melakukan pendampingan dan penanganan bagi balita yang terindikasi tengkes. Turun lapangan itu dilakukan agar perkembangan kesehatan anak dan balita bisa terus terpantau.
Aksi turun langsung ke lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi. Selain memberikan susu dan makanan tambahan, istri Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo itu juga menyerahkan berbagai produk olahan berbahan dasar ikan disaksikan pengurus yang lain. Bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk pertumbuhan anak dan balita.
Untuk mengoptimalkan upaya pencegahan dan penanganan tengkes, TP PKK Kabupaten Sumenep bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep menggagas program Samper Alenteng. TP PKK Kabupaten Sumenep juga menggandeng dinas kelautan dalam pembagian produk olahan berbahan dasar ikan pada anak dan balita tengkes.
Ketua TP PKK Sumenep Nia Kurnia Fauzi mengatakan, penanganan kasus tengkes tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Tapi, harus melibatkan banyak pihak. Sehingga, masalah tersebut bisa cepat selesai.
”Mari bersama-sama mencegah dan menyelesaikan kasus tengkes,” katanya.
Perempuan yang akrab disapa Nia itu menyarankan, balita atau anak yang mengalami tengkes harus terus dipantau pertumbuhan dan perkembangannya. Dia minta seluruh anggota TP PKK untuk aktif melakukan pendampingan dan pemantauan.
”Setelah diberi bantuan, anggota PKK dan petugas kesehatan mulai dari tingkat kecamatan hingga level desa harus terus memantau sekaligus mendampingi keluarga tengkes. Pastikan mendapatkan susu maupun makanan bergizi,” ingat Nia.
Anggota DPRD Sumenep itu juga mendorong masyarakat untuk membiasakan diri mengonsumsi ikan laut. Sebab, dapat mencegah tengkes sekaligus meningkatkan kecerdasan anak sejak usia dini.
”Kami berharap mengonsumsi ikan laut bisa ini menjadi salah satu gaya hidup sehat warga Sumenep,” harap Nia.
Nia berharap peran kader PKK di tingkat kecamatan dan desa se-Kabupaten Sumenep bisa menjadi ujung tombak dalam mencegah tengkes. Juga menjadi garda terdepan dalam memotivasi masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan laut.
”Ini demi mencegah stunting dan mencetak generasi yang sehat, kuat, dan cerdas sebagai generasi penerus bangsa,” tandasnya. (iqb/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti