SUMENEP, RadarMadura.id – Rancangan peraturan daerah (raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Sumenep 2025 yang diajukan oleh pemkab dapat masukan dari fraksi-fraksi. Masukan tersebut disampaikan dalam rapat paripurna di kantor DPRD Sumenep pada Kamis (10/7) malam.
Lewat pemandangan umum yang dibacakan fraksi-fraksi, legislatif tidak hanya memberikan masukan. Tapi, sekaligus menyampaikan kritik serta rekomendasi terhadap raperda tersebut. Terutama terkait dengan alokasi anggaran yang diprioritaskan dan efisiensi penggunaan dalam P-APBD Sumenep 2025.
Dalam rapat tersebut, tujuh fraksi yang ada di DPRD Sumenep secara bergantian menyampaikan pemandangan umumnya. Salah satunya dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang minta eksekutif untuk bekerja maksimal dalam meningkatkan pendapatan asli daerah. Selain itu, minta realisasi program yang bersumber dari APBD tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat pelaksanaan.
Sementara itu, Fraksi Partai Nasdem minta agar raperda Perubahan APBD Sumenep 2025 dapat menjawab persoalan disparitas atau kesenjangan pembangunan antara daratan dan kepulauan. Selain itu, minta agar anggaran tersebut difokuskan pada upaya penanganan banjir dan pencemaran lingkungan.
Sementara itu, Fraksi Gerindra-PKS menilai, P-APBD Sumenep 2025 merupakan momentum krusial untuk melakukan penyesuaian dan optimalisasi di berbagai program. Sehingga, cita-cita untuk menyejahterakan masyarakat Sumenep dapat benar-benar tercapai.
Ketua DPRD Sumenep Zainal Arifin menyatakan, raperda tersebut dirancang sebagai pedoman dalam pengambilan kebijakan fiskal dan alokasi anggaran belanja daerah.
”Pandangan fraksi tentu sangat krusial dalam pembahasan P-APBD. Sebab, keputusan perubahan anggaran memengaruhi pembangunan di daerah,” ucapnya.
Dijelaskan, pandangan fraksi terhadap P-APBD Sumenep secara umum memberikan masukan dan harapan yang beragam kepada eksekutif. Salah satunya, memastikan sasaran pembangunan yang tepat dan terarah. Karena itu, dia berharap P-APBD Sumenep 2025 nantinya dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Harapan legislatif, nanti eksekutif mampu membawa Sumenep menjadi kabupaten yang lebih maju lagi lewat pembangunan di berbagai bidang,” tandasnya. (tif/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti