SUMEMNEP, RadarMadura.id– Pembersihan semak belukar di sepanjang ruas jalan lingkar utara belum tuntas. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep berdalih keterbatasan sumber daya manusia (SDM).
Basri, warga Desa Kebunan, Kecamatan Sumenep, menyatakan, ruas jalan lingkar utara di sisi barat masih tetap seperti biasanya.
Akses jalan masih dipenuhi semak belukar. Belum ada tindakan pembersihan dari masyarakat,” katanya.
Kondisi tersebut perlu disikapi secara serius. Sebab, jika dibiarkan akan membahayakan pengguna jalan yang melintas. Sebab, semak belukar menutupi sebagian jalan dan menghalangi pandangan pengendara.
”Itu yang semak-semak di sisi barat posisinya dekat tanjakan. Jadi itu menghalangi pandangan,” ujar pria 35 tahun teserbut.
Baca Juga: Belasan Pemohon Kabupaten Sumenep Manfaatkan PBG Gratis
Kabid Bina Marga, Dinas PUTR Sumenep Salamet Supriyadi mengaku telah menerjunkan personel untuk melakukan pembersihan.
Kegiatan itu sudah dilakukan sejak sepekan lalu. Namun, pembersihan dimulai dari sisi timur, tepatnya di Desa Parsanga.
”Kami sudah turunkan tim satgas. Saya belum update sampai mana yang sudah dibersihkan,” katanya.
Proses pembersihannya memang tidak bisa selesai dengan cepat. Sebab, jalan lingkar utara ini cukup panjang.
Ditambah lagi, banyak semak belukar yang harus dibersihkan. Di samping itu, personel yang dikerahkan untuk melakukan pembersihan juga terbatas.
”Tim satgas ini kan kerjanya hanya sampai pukul 12.00. Jadi nanti pasti akan dibersihkan semua itu,” janji Supriyadi. (iqb/jup)
Editor : Amin Basiri