Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

KPB dan YSGI Sukses Gelar Sunatan Massal di Yayasan Miftahul Ulum, Ambunten

Hera Marylia Damayanti • Senin, 23 Juni 2025 | 22:37 WIB
BERJEJER: Peserta sunat massal berfoto bersama pihak Klinik Pratama Barokah dan Yayasan Sunat Gratis Indonesia di Yayasan Miftahul Ulum, Ambunten, Sumenep, Sabtu (21/6). (ACH. KURNIAWAN/JPRM)
BERJEJER: Peserta sunat massal berfoto bersama pihak Klinik Pratama Barokah dan Yayasan Sunat Gratis Indonesia di Yayasan Miftahul Ulum, Ambunten, Sumenep, Sabtu (21/6). (ACH. KURNIAWAN/JPRM)

 

SUMENEP, RadarMadura.id – Klinik Pratama Barokah (KPB) dan Yayasan Sunat Gratis Indonesia (YSGI) Sumenep menggelar sunat massal gratis, Sabtu (21/6). Kegiatan yang digelar di Yayasan Miftahul Ulum, Kecamatan Ambunten, itu berjalan sukses dan diikuti 30 peserta.

Owner Klinik Pratama Barokah Irra Ayundarie mengatakan, kegiatan sunat massal gratis sering dilakukan dengan menggandeng YSGI wilayah Sumenep.

”Kita memang punya program sunatan massal gratis setiap tahun di pondok-pondok,” tuturnya.

Kali ini pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Miftahul Ulum, Ambunten, karena bertepatan dengan kegiatan kelulusan santri.

”Alhamdulillah, kegiatannya berjalan lancar, semoga bermanfaat untuk masyarakat,” ucap Irra.

Ketua YSGI Sumenep Dwi Putra mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan membantu keluarga kurang mampu sehingga anaknya bisa dikhitan gratis.

Tujuannya, meringankan beban ekonomi keluarga yang kurang mampu. Selain itu, meningkatkan derajat kesehatan anak-anak dan mempererat tali silaturahmi serta kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Pihaknya memperhatikan persoalan kebersihan dan kesehatan selama proses khitan.

”Ini untuk mencegah infeksi saluran kemih, fimosis, dan penyakit menular seksual di masa depan,” katanya.

Dwi menyampaikan, terdapat 30 peserta yang terdaftar. Yakni, terdiri atas anak yatim, duafa, hafiz Qur'an, dan mualaf.

”Kami harap kegiatan ini menjadi sarana edukasi kesehatan dan menumbuhkan rasa kebersamaan dan gotong royong,” tukasnya. (iqb/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#edukasi kesehatan #Yayasan Miftahul Ulum #Yayasan Sunat Gratis Indonesia #Klinik Pratama Barokah #Sunat Massal Gratis #KPB #YSGI #Dikhitan