SUMENEP, RadarMadura.id – Pemkab melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep tahun ini bakal melakukan peningkatan jalan Pabian–Kangayan, Pulau Kangean. Pagu anggaran proyek itu sebesar Rp 1.865.306.660 dan saat ini sudah ditender.
Jika merujuk Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Sumenep sudah ada 14 pendaftar. Tahapannya saat ini adalah upload dokumen penawaran. Anggaran proyek tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep 2025.
Anggaran untuk peningkatan jalan Pabian–Kangayan tersebut mengalami penurunan drastis. Sebab, pada awal tahun lalu sudah dianggarkan Rp 20.031.373.000 dari dana alokasi khusus (DAK). Namun dibatalkan, karena ada efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Padahal, saat itu, proyek senilai puluhan miliar itu sudah selesai ditender. Bahkan, pemenang kontrak sudah ditetapkan. Yakni, dimenangkan oleh PT Trans Sinergi Indonesia dengan penawaran Rp 19.840.403.233.
Kabid Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Sumenep Salamet Supriyadi mengatakan, proyek peningkatan jalan Pabian–Kangayan memang sudah ditender. ”Sehingga, pengerjaan poyek itu bisa segera dimulai,” katanya.
Dijelaskan, proyek akses Pabian–Kangayan tidak bisa dituntaskan tahun ini. Sebab, jika mengandalkan APBD Sumenep, anggarannya terbatas. ”Sebenarnya sudah dianggarkan di DAK sebesar Rp 20 miliar. Namun dibatalkan karena terdampak efisiensi,” ucap Supriyadi.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri menyatakan, proses tender harus transparan. ”Tender harus transparan agar tidak salah pilih rekanan. Yang terpenting lagi, harus segera dikerjakan agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya. (iqb/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti