Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bupati Fauzi Beri Lampu Hijau, Dukung Brida Riset Ilmiah Masalah Banjir di Sumenep

Hera Marylia Damayanti • Senin, 26 Mei 2025 | 16:15 WIB
BUTUH PENANGANAN: Warga melintas di jalan nasional Sumenep—Pamekasan yang terendam banjir, Rabu (14/5). (MOH. LATIF/JPRM)
BUTUH PENANGANAN: Warga melintas di jalan nasional Sumenep—Pamekasan yang terendam banjir, Rabu (14/5). (MOH. LATIF/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id — Persoalan banjir yang kerap terjadi di Kabupaten Sumenep menuai sorotan. Salah satunya dari wakil rakyat yang mendesak agar pemerintah segera melakukan upaya untuk mengatasi masalah tersebut.

Menanggapi hal itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyambut baik usulan Komisi I DPRD Sumenep yang mendesak Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) agar melakukan penelitian secara komprehensif soal banjir.

”Saya sangat setuju,” kata Bupati Fauzi.

Menurut Fauzi, pemerintah daerah akan memfasilitasi project tersebut. Tujuannya, untuk meminimalisasi banjir yang datang di musim hujan.

Pemerintah akan berkolaborasi dengan sejumlah pihak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

”Tapi, jangan salah paham dulu, banjir di Sumenep itu kan dari sungai. Sungai itu kan kewenangannya provinsi. Artinya, nanti harus bersama-sama, tidak hanya pemkab saja,” tutupnya.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPRD Sumenep Chairul Anwar mendesak agar Brida Sumenep segera melakukan riset mendalam terkait penyebab banjir yang belakangan ini sangat mengkhawatirkan.

Sehingga, penanganan masalah banjir bisa menyentuh akar masalahnya.

”Kami butuh peta konkret dan berbasis data untuk mengatasi persoalan banjir ini,” terangnya.

Menurutnya, Brida memiliki posisi yang sangat strategis untuk melakukan kajian tersebut. Hasilnya, nanti akan menjadi salah satu rujukan pemerintah dalam menyusun program.

”Karena itu perlu dilakukan pendekatan ilmiah dan akademis,” kata Chairul Anwar.

Dijelaskan, sudah saatnya Pemkab Sumenep melakukan penelitian secara komprehensif. Sehingga, banjir bisa tertangani secara tepat dan terukur mulai dari hulu hingga hilir.

”Brida wajib melakukan dan memberikan hasil riset ke bupati, untuk dijadikan salah satu pijakan saat membuat kebijakan penanganan banjir,” tandasnya. (tif/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#pemkab sumenep #BRIDA #Banjir #riset