SUMENEP, RadarMadura.id – Puluhan calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sumenep hingga saat ini belum menerima seragam.
Meski sudah menentukan 75 calon anggota Paskibraka, Bakesbangpol Sumenep hingga kini belum melakukan pengadaan uniform berwarna putih tersebut.
Kepala Bakesbangpol Sumenep Achmad Dzulkarnain mengatakan, pengadaan pakaian anggota Paskibraka pasti direalisasikan.
Sebab, itu merupakan kebutuhan utama yang perlu dipenuhi dan dikenakan anggota Paskirabaka saat menunaikan tugas pada Hari Proklamasi Kemerdekaan RI.
”Untuk pakaian anggota Paskibraka nanti ada,” katanya.
Pejabat yang akrab disapa Dzulkarnain itu belum membeberkan nominal angggaran yang dialokasikan untuk pengadaan seragam tersebut.
Menurutnya, nominalnya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
”Pada 2024 lalu dialokasikan Rp 188 juta. Yang pasti sekitar Rp 180 jutaan,” ujar mantan kepala Dinsos P3A Sumenep itu.
Dzulkarnain mengaku, proses pengadaan seragam akan dilakukan ketika calon anggota Paskirabaka sudah menjalani latihan.
Sebab, salah satu jenis pakaian yang akan diberikan ada yang khusus untuk latihan.
”Ada juga yang khusus untuk upacara Hari Proklamasi Kemerdekaan RI. Paling pengadaan seragam dilakukan pada Juni nanti,” ujarnya.
Menurut dia, anggaran pengadaan pakaian calon anggota Paskibraka tersebut sudah disiapkan institusinya.
”Kalau waktunya sudah tiba, pasti dibelanjakan. Saat ini kami sedang memproses jadwal latihan. Termasuk koordinasi terkait pengadaan pakaian,” ujar Dzulkarnain. (iqb/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia