KOTA, RadarMadura.id – Akses pintu masuk bagian selatan Pasar Anom Baru Sumenep dikeluhkan masyarakat.
Sebab, jalannya rusak dan berlubang sehingga digenangi air saat hujan. Namun, DKUPP Sumenep tidak punya anggaran untuk memperbaiki jalan rusak tersebut.
Pengunjung pasar Halimatus Zahrah mengeluhkan kondisi jalan pintu masuk bagian selatan Pasar Anom Baru yang digenangi air.
Kondisi tersebut mengganggu aktivitas masyarakat yang hendak berbelanja. ”Kalau hujan ya pasti seperti ini kondisinya,” keluhnya kemarin (12/5).
Menurut dia, Pasar Anom Baru merupakan pasar terbesar di Kota Keris dan paling banyak dikunjungi masyarakat. Karena itu, harus ada perhatian lebih dari pemerintah untuk kenyamanan pengunjung.
”Ya, minimal dikasih pasir lah, atau apa yang bisa mencegah tergenangnya air di sini. Jika dibiarkan sangat mengganggu lalu lintas pengunjung,” pintanya.
Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUPP) Sumenep Idham Halil mengakui jika kondisi jalan akses menuju pasar rusak.
Meski begitu, pihaknya tidak bisa memperbaiki karena ada ada anggarannya. ”Tahun ini kami minim anggaran,” ucapnya.
Dia mengungkapkan, anggaran yang dimiliki tahun ini hanya cukup untuk membangun 12 kios untuk pedagang sayur. Idham berjanji akan mengajukan anggaran perbaikan jalan pada tahun anggaran 2026.
”Kami akan coba ajukan tahun depan. Kondisi di sana memang harus segera mendapat penanganan,” tutupnya. (tif/bil)
Editor : Achmad Andrian F