Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kapal Pengangkut Ikan Terbakar di Perairan Sumenep, Enam ABK Selamat

Hera Marylia Damayanti • Senin, 21 April 2025 | 15:30 WIB
NAHAS: KM Titipan Ilahi ketika mengalami kebakaran hebat di perairan Sumenep, Sabtu (19/4). (POLRES SUMENEP UNTUK JPRM)
NAHAS: KM Titipan Ilahi ketika mengalami kebakaran hebat di perairan Sumenep, Sabtu (19/4). (POLRES SUMENEP UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id Kapal Motor (KM) Titipan Ilahi terbakar di perairan Kabupaten Sumenep.

Kapal pengangkut ikan itu dilalap si jago merah setelah beberapa jam berlayar dari Pelabuhan Pantai Boom, Kabupaten Banyuwangi, menuju Pulau Sapeken, Sumenep.

Dalam video yang beredar, api besar berkobar hebat di bagian atas kapal. Asap tebal pun membubung tinggi ke udara.

Sebagian anak buah kapal (ABK) menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.

Plt Kasihumas Polres Sumenep AKP Widiarti Setyoningtyas menyatakan, kapal dengan nomor GT 31/819/LC berlayar dari Pelabuhan Pantai Boom Banyuwangi sekitar pukul 00.30 Sabtu (19/4). Dengan tujuan ke Pulau Sapeken, Sumenep.

”Yang terbakar tripung gabus yang ada di atas kapal,” ujarnya kemarin (20/4).

Kecelakaan itu bermula karena adanya percikan api di dek bagian atas. Api diduga dipicu knalpot kapal yang mengenai tripung gabus ikan.

Percikan api tersebut mengakibatkan kebakaran. Lalu, merembet ke lambung kiri kapal. Namun, kapal tidak sampai mengalami rusak berat.

”Kapal itu terbakar pukul 05.00 WIB. Saat kejadian, Porkani, kapten kapal, sedang berada di sisi kapal dan melihat pada dek atas kapal, tepat knalpot atas terus mengeluarkan percikan api dan mengakibatkan tripung gabus terbakar,” ungkapnya.

Saat kejadian, ada satu kapten dan lima ABK di KM Titipan Ilahi. Beruntung semuanya selamat dari kobaran api.

Kelima ABK tersebut bernama Taher, Zainul, Husni, Eli, dan Eri.

Menurut Widi, kapten bersama lima ABK-nya berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.

Yakni, dengan mendorong tripung gabus ikan ke laut menggunakan kayu. Sehingga, api berhasil dipadamkan.

”Api berhasil dipadamkan dengan membuang semua tripung gabus ke laut,” tuturnya.

Setelah api padam, kapal milik Rahim, warga Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, itu kemudian melanjutkan perjalanan hingga tiba di Pelabuhan Sapeken sekitar pukul 16.00.

Polisi yang sudah berada di pelabuhan langsung melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket). (tif/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#dek #abk #kebakaran #percikan api #terbakar #kapal motor