Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Penerima BSPS Kecamatan Lenteng, Sumenep, Capai 486 Warga

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 16 April 2025 | 12:46 WIB

Grafis SIGIT AP/JPRM
Grafis SIGIT AP/JPRM
 

SUMENEP, RadarMadura.id – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024 di Sumenep tengah jadi sorotan.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep memanggil sejumlah kepala desa (Kades) dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk dimintai keterangan.

Program pemerintah pusat tersebut tersebar di sejumlah kecamatan.

Salah satu kecamatan yang menjadi penerima program tersebut yakni Lenteng.

Tercatat ada 486 warga yang menjadi penerima program tersebut.

Data yang dimiliki Jawa Pos Radar Madura (JPRM), ratusan penerima program tersebut tersebar di sebelas desa.

Jumlah penerima setiap desa tidak sama. Paling banyak Desa Lenteng Barat yang tercatat ada 99 penerima.

Disusul Desa Jambu 69 penerima, Desa Poreh 58 penerima, serta Desa Cangkreng dan Desa Daramista sama-sama 50 penerima.

Kemudian, Desa Banaresep Timur 35 penerima, Desa Moncek Barat dan Desa Lembung Barat masing-masing 30 penerima.

Selain itu, Desa Kambingan Barat 25 penerima serta Desa Billapora Rebba dan Desa Cangkreng masing-masing 20 penerima.

Sementara itu, jumlah penerima tersebut lebih banyak dari usulan BSPS Kecamatan Lenteng 2024 yang 426 unit.

Perinciannya, Lenteng Barat 99 unit, Poreh 58 unit, Cangkreng 50 unit, dan Daramista 50 unit.

Kemudian, Jambu 49 unit, Meddelan dan Billapora Rebba masing-masing 45 unit, dan Moncek Barat 30 unit.

Amatan JPRM, di Desa Jambu terdapat rumah yang diduga dibangun dari program BSPS di samping rumah bertingkat. Rumah itu berdiri satu halaman dengan rumah elite tersebut.

Selain bangunan tersebut, terdapat rumah diduga dari program BSPS 2024 yang bangunannya hanya tampak bagus di bagian luar.

Sedangkan di dalam masih berantakan. Lantai dan dinding belum diplester.

Salah seorang narasumber pernah melihat kondisi rumah yang berdempetan dengan bangunan mewah di Desa Jambu.

Bahkan, sumber JPRM itu mengaku pernah masuk ke dalam rumah tersebut.

”Itu satu halaman dengan rumah bertingkat. Jelas penerimanya itu bukan orang kurang mampu. Di dalam rumahnya juga sudah terpasang keramik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Jambu Beny belum bisa dimintai keterangan berkenaan dengan hal tersebut.

Berulang kali dihubungi ke nomor handphone-nya tidak merespons. Camat Lenteng Pardi juga tidak menanggapi panggilan telepon JPRM. (iqb/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#kades #Penerima #BSPS #sorotan #desa jambu #sebelas desa #lenteng #opd