SUMENEP, RadarMadura.id – Peserta didik di Sumenep sudah mendapatkan makan bergizi gratis (MBG) sejak Senin (13/1).
Program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut disambut baik oleh Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. Sebab, program itu dapat membantu pemenuhan gizi masyarakat.
Program tersebut menyasar 2.965 pelajar. Ribuan peserta didik tersebut tersebar di 18 lembaga sekolah.
Di antaranya, tiga sekolah tingkat PAUD, empat sekolah taman kanak-kanak (TK), lima sekolah dasar (SD), empat sekolah menengah pertama (SMP), dan dua sekolah tingkat SMA.
Dalam program tersebut, pelajar mendapatkan menu makan berupa nasi, sayur, tempe, telur, buah jeruk, dan susu.
Menu program MBG ini langsung didistribusikan dari Dapur Umum Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Sumenep.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan, program MBG tersebut sangat bagus untuk masyarakat.
Terutama peserta didik yang masih membutuhkan asupan gizi untuk mendukung aktivitas belajar mereka. Karena itu, Pemkab Sumenep sangat mendukung program tersebut.
Baca Juga: Sembilan Guru di Sumenep Bermasalah Selama 2024, Dua di Antaranya Dipecat
”Tentu saja kami menyambut baik program ini. Melalui program ini, anak-anak terjamin kebutuhan gizinya. Dampaknya bisa menghasilkan generasi berkualitas,” katanya.
Bupati yang akrab disapa Fauzi itu menyampaikan, dampak positif lainnya dari program tersebut adalah dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat lokal. Sebab, pelaksanaannya melibatkan tenaga lokal.
”Program MBG ini tidak hanya membantu mencukupi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberdayakan ekonomi lokal. Ini program positif dan patut diapresiasi,” ucapnya.
Menurut dia, program MBG juga berdampak langsung terhadap para penerimanya. Kemudian, juga berkontribusi dalam mengurangi tingkat pengangguran di Sumenep.
”Ini juga sebagai upaya menciptakan kemandirian ekonomi dan pemenuhan gizi yang merata,” imbuh Fauzi. (iqb/yan)
Editor : Ina Herdiyana