SUMENEP, RadarMadura.id – Program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Sumenep resmi diluncurkan Senin (13/1).
Program ini menyasar 2.965 siswa di sepuluh sekolah di wilayah kota.
Program tersebut menyasar berbagai jenjang pendidikan. Mulai TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA sederajat.
Salah satu sekolah yang sudah merasakan manfaat program ini adalah SDN Pandian 1, Kecamatan Kota Sumenep. Program ini disambut antusias oleh para siswa.
”Makanannya enak, menunya saya suka,” ujar Nafis, salah seorang siswa sekolah dasar yang terletak di Jalan Teuku Umar itu.
Dalam program makan bergizi gratis ini, siswa mendapatkan menu makan berupa nasi, sayur, tempe, telur, buah jeruk, dan susu.
Menu MBG didistribusikan dari dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Sumenep.
Kepala SDN 1 Pandian Kusniah menyatakan, 316 siswa kelas satu hingga kelas enam yang menerima program tersebut.
Program ini sangat membantu siswa. Terutama bagi mereka yang tidak sempat sarapan di rumah.
Dia berharap, program ini dapat meningkatkan konsentrasi belajar siswa dan mengurangi potensi masalah gizi buruk di kalangan pelajar.
”Kami telah membagi tugas untuk para guru agar membantu menurunkan dan mengembalikan lagi wadahnya ke mobil yang mengantar,” ungkapnya.
Kepala SPPG Sumenep Moh. Khalilurrahman menyampaikan, distribusi untuk satu sekolah harus dilaksanakan menjadi dua sesi karena keterbatasan armada. Sementara pengiriman menggunakan mobil TNI.
Pada hari pertama, 18 sekolah yang menjadi sasaran yang tersebar di wilayah Kecamatan Kota Sumenep.
Belasan sekolah itu terdiri atas tiga lembaga tingkat PAUD, empat taman kanak-kanak (TK), lima sekolah dasar (SD), dan empat sekolah menengah pertama (SMP). Sedangkan untuk tingkat SMA hanya dua sekolah.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep Edy Rasiyadi menyampaikan, program ini sudah lama dinantikan untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Terutama untuk memenuhi kebutuhan makan bergizi anak.
”Kami sangat mengapresiasi program ini. Semoga program ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Sumenep,” ujarnya.
Edy berharap, semakin banyak siswa yang dapat merasakan manfaatnya.
Sehingga, mereka dapat lebih fokus dalam meningkatkan kualitas hidup. Program makan gratis ini menjadi harapan baru bagi masyarakat.
”Langkah konkret dalam menciptakan kehidupan yang lebih baik dan sejahtera bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata mantan kepala dinas PU bina marga itu. (tif/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti