SUMENEP, RadarMadura.id – Kondisi jalan di Pelabuhan Masalembu dikeluhkan masyarakat.
Pasalnya, kondisi jalannya rusak dan belum diperbaiki. Padahal, pelabuhan tersebut menjadi satu-satunya akses masyarakat untuk pergi ke luar daerah.
Kondisi jalan tersebut menghambat mobilitas masyarakat setempat. Meski demikian, pemerintah kurang memperhatikan kondisi tersebut.
Masyarakat yang akan melewati jalan pelabuhan harus ekstra hati-hati. Sebab, jalannya berlubang dan digenangi air saat hujan.
Warga Masalembu Mahtub Syarif mengatakan, akses jalan menuju pelabuhan Masalembu sudah lama dibiarkan rusak.
Pemerintah seakan tutup mata melihat kondisi tersebut. Padahal, kerusakannya cukup parah.
”Ini kondisi jalan Pelabuhan Masalembu sudah bertahun-tahun rusak parah. Belum ada perbaikan sama sekali,” kata pria berusia 45 tahun itu.
Syarif mengaku, banyak kendaraan melewati jalan tersebut ketika ada kapal bersandar.
Baik yang akan berangkat keluar daerah maupun yang baru datang. Bahan-bahan pokok juga diangkut melewati akses tersebut.
”Tentu kondisi ini sangat menghambat mobilitas warga Masalembu. Kami berharap jalan ini segera diperbaiki,” ucapnya.
Kabid Prasarana dan Keselamatan Transportasi Disperkimhub Sumenep Imam Afif Rusidy mengaku tidak memiliki kewenangan berkenaan dengan perbaikan jalan Pelabuhan Masalembu.
Sebab, pelabuhan tersebut masuk kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
”Dermaga Masalembu bukan punya pemkab, melainkan pemprov,” ucapnya. Afif tidak menjawab saat disinggung terkait koordinasi dengan pemprov berkenaan keluhan masyarakat tersebut. (iqb/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta