SUMENEP, RadarMadura.id – Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setkab Sumenep melakukan monitoring dan evaluasi (monev) mengantisipasi kelangkaan bahan bakar.
Monitoring dilakukan ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Mitra Madura Dharma Abadi, SPBE Alomampah, dan agen LPG 3 kilogram.
Pengawasan dilakukan mencegah kemungkinan kelangkaan menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Monev dilakukan selama 4 hari sejak Selasa (10/12) hingga Jumat (13/12).
Dalam agenda monev tersebut terdapat tim yang turun ke sejumlah sasaran yang akan diperiksa.
Tidak hanya Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep yang turun, tapi juga melibatkan unsur lain.
Di antaranya Polres Sumenep dan PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus.
Kabag Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengatakan, pihaknya melakukan monev SPBU, SPBE, dan agen LPG untuk mengecek ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan bahan bakar gas (BBG).
Sebab, saat ini sudah memasuki Desember 2024.
”Ini untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan menjelang Nataru,” katanya.
Dadang mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir berkenaan dengan ketersediaan BBM dan LPG.
Sebab, selama melakukan monev, ternyata ketersediaan masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di akhir tahun ini.
”Masyarakat tidak perlu khawatir, ketersediaan BBM kita dan juga gas LPG 3 kilogram itu masih banyak,” ucapnya.
Monev tersebut juga untuk mengawasi tingkat ketaatan SPBU, SPBE, dan agen LPG terhadap peraturan pemerintah.
Terutama dalam hal proses pendistribusian kepada masyarakat. ”Monev ini juga bertujuan untuk meminimalisasi terjadinya pelanggaran,” ujar Dadang.
Dadang menuturkan, monev ini bukan hanya dilakukan pada saat akhir tahun. Kegiatan seperti ini sudah intens dilakukan.
Sebab, ini penting sebagai kontrol terhadap SPBU, SPBE maupun agen LPG.
”Kegiatan monevnya dilakukan di Kecamatan Kota, Manding, Batuan, Pragaan, Bluto, Lenteng, Ganding, dan Kalianget dengan melibatkan Polres Sumenep dan PT Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus,” imbuhnya. (iqb/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti