DASUK, RadarMadura.id – Pasar Dasuk mendapat kucuran anggaran Rp 91 juta untuk pembangunan pagar.
Dana tersebut melekat di Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustiran dan Perdagangan (Diskop UKM dan Perindag) Sumenep.
Kabid Perdagangan Diskop UKM Perindag Sumenep Idham Halil mengakui lembaganya menggelontorkan anggaran puluhan juta untuk pembangunan pagar Pasar Dasuk.
Meskipun, pengunjung pasar itu mulai menyusut. Sebab, pasar hewannya sudah lama tidak beroperasi.
Yakni, sejak adanya penyakit kuku dan mulut pada sapi di 2022. Sehingga, membuat Pasar Dasuk kini kian sepi. ”Jadi tahun ini kami bangun pagar sebagai upaya untuk memperbaiki kondisinya,” katanya.
Pembangunan pagar tersebut belum rampung. Sebab, baru dimulai sekitar dua minggu yang lalu. Meski demikian, pihaknya optimistis pekerjaannya akan selesai tepat waktu.
”Ini kan anggarannya dari PAK, jadi baru dikerjakan dua minggu lalu. Jadi pantas kalau di akhir tahun ini masih berproses,” tukasnya.
Pembangunan pagar dilakukan di sisi depan dan belakang pasar. Tujuannya, untuk meningkatkan keamanan.
Juga untuk memperjelas batas tanah pasar dengan milik warga sekitar. ”Pembangunannya menggunakan pasangan batu, bukan besi,” imbuhnya.
Idham mengakui Pasar Dasuk tidak banyak memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Namun, bukan berarti pihaknya harus mengabaikan pembangunannya. Melainkan, harus tetap memaksimalkan aset yang sudah ada.
”Ini sebagai bentuk perhatian kami untuk meningkatkan sarana dan prasarana di Pasar Dasuk,” imbuhnya. (iqb/jup)
Editor : Achmad Andrian F