Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggaran Terbatas, Pemasangan Lampu PJU Jalan Nasional di Sumenep Hanya Sebagian

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 4 Oktober 2024 | 20:30 WIB
TEGAK BERDIRI: Pengendara motor melintas di bawah lampu PJU yang terpasang di Jalan Slamet Riyadi, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Kamis (3/10). (MOH. IQBAL/JPRM)
TEGAK BERDIRI: Pengendara motor melintas di bawah lampu PJU yang terpasang di Jalan Slamet Riyadi, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep, Kamis (3/10). (MOH. IQBAL/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Lampu penerangan jalan umum (PJU) sepanjang jalan nasional Kecamatan Kota menuju Kecamatan Kalianget belum lengkap.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Sumenep tahun ini hanya memasang sebagian.

Sebab, anggaran yang dimiliki organisasi perangkat daerah (OPD) itu terbatas.

Tahun ini hanya mengalokasikan anggaran pengadaan tiang lampu PJU Rp 594.790.400.

Dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep 2024 itu dibelanjakan 64 unit tiang lampu PJU oktagonal dengan tinggi 9 meter.

Tiang itu khusus ruas jalan nasional Kecamatan Kalianget.

Kabid Prasarana dan Keselamatan Transportasi Disperkimhub Sumenep Imam Afif Rusidy mengatakan, permintaan masyarakat berkenaan dengan pemasangan PJU di jalur nasional Kecamatan Kalianget memang cukup banyak.

Namun, pihaknya tidak bisa memenuhi kebutuhan PJU di jalur tersebut. Sebab, anggaran terbatas.

Afif mengaku, tahun ini pihaknya hanya melakukan pemasangan 64 unit. Jumlah itu disesuaikan dengan kemampuan anggaran.

”Alhamdulillah, pemasangannya sudah selesai semua,” ucapnya.

Menurut dia, untuk melakukan pemasangan PJU di jalur nasional itu tidak semudah yang dibayangkan.

Sebab, proses perizinan yang cukup rumit. Hal itulah terkadang yang menghambat realisasi di lapangan.

”Izinnya yang rumit. Kalau pasang di jalur nasional kan harus izin dulu ke BBPJN. Itu jelas butuh waktu dan tenaga,” ujar Afif.

Afif menambahkan, seiring waktu PJU di jalur nasional sisi Kalianget akan ditambah. Baik itu dari APBD maupun dana dari pemerintah pusat.

”Untuk penambahan, kami tunggu ketersediaan anggaran dari pusat maupun APBD dulu. Kami belum bisa memastikan,” imbuhnya. (iqb/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#jalan nasional #Disperkimhub #pengadaan lampu PJU #perizinan #Pemasangan PJU