SUMENEP, RadarMadura.id – OPD di lingkungan Pemkab Sumenep didorong untuk terus berkarya dan berinovasi.
Tujuannya, untuk mengoptimalisasikan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pengelolaan potensi daerah.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, OPD harus inovatif dan responsif.
Sehingga, dapat mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Keris. ”Inovasi yang dikembangkan harus berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara Kepala Brida Sumenep Benny Irawan mengatakan, Anugerah Inovasi Daerah 2024 dilaksanakan secara selektif.
Peserta harus bersaing ketat sejak tahap administrasi, presentasi, dan uji aplikasi. Kategori peserta dan juaranya terdiri dari OPD, puskesmas, dan masyarakat.
BKPSDM menjadi juara pertama kategori OPD. Inovasi yang dikontestasikan adalah Layanan Pensiunan Duduk Manis atau Layak Manis.
Sedangkan juara satu kategori puskesmas diraih Puskesmas Pamolokan dengan inovasinya, Layanan Kesehatan Jiwa Remaja Bersama Sekolah (Lakar Beres).
Sedangkan inovasi dari kategori masyarakat diraih siswa SMAN 1 Sumenep.
Inovasi yang dikembangkan adalah membangun cooling box feat dan bagan underwater turbyne system berbasis energi arus laut.
Aplikasi itu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam penyimpanan hasil tangkapan ikan nelayan.
Inovasi lainnya yang juga memperoleh penghargaan adalah Canggeret. Potensi lokal Pulau Kangean untuk penyedap rasa alami.
Pemenang lomba inovasi tingkat daerah akan dikontestasikan ke tingkat Provinsi Jawa Timur dan nasional. ”Semoga ini bermanfaat untuk kemajuan Sumenep ke depan,” katanya. (di/jup)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia