Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

DKPP Sumenep Serap Aspirasi Petani, Gandeng Polres Dalam Penanganan Pupuk Bersubsidi

Hendriyanto • Senin, 22 Juli 2024 | 14:00 WIB
SERAP ASPIRASI: Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid bincang-bincang tentang pupuk bersubsidi di Gedung Sanika Satyawada Polres Sumenep.
SERAP ASPIRASI: Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid bincang-bincang tentang pupuk bersubsidi di Gedung Sanika Satyawada Polres Sumenep.

SUMENEP, RadarMadura.id - Polres Sumenep bersama dinas ketahanan pangan dan pertanian (DKPP) menyerap aspirasi petani dengan menggelar bincang-bincang tentang pupuk bersubsidi. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Kota Keris.

Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari MoU antara Kementerian Pertanian dan Polri.

Dalam bincang-bincang itu, ada beberapa hal yang disepakati. Salah satunya adalah Polres Sumenep akan menginstruksikan pada setiap polsek untuk berperan aktif dalam membantu petani.

Jadi, jika ada permasalahan dalam penyaluran pupuk bersubsidi, nanti dari polsek akan mengerahkan babinkamtibmas untuk membantu para petani. Dari poktan, distributor, dan kios juga hadir dalam kesempatan ini, katanya Jumat (19/7).

Selain itu, Polres dan DKPP Sumenep berencana mengusulkan pupuk bersubsidi bagi tanaman yang tidak masuk sembilan komoditas. Misalnya, pisang, tembakau, dan semua potensi hortikultura dan tanaman perkebunan di Kota Keris.

Kami nanti juga akan mengusulkan tanaman lain yang potensinya juga besar di Sumenep agar juga bisa mendapatkan pupuk bersubsidi seperti tembakau, pisang, dan lainnya, terangnya.

Pria yang akrab disapa Inung itu juga mengungkapkan, dalam bincang-bincang tersebut terungkap beberapa kendala petani. Antara lain, lambatnya pendistribusian pupuk bersubsidi, kekurangan kuota pupuk, serta harga pasaran pupuk bersubsidi yang mahal.

BERKOMITMEN: Petani berfoto bersama setelah bincang-bincang bersama DKPP dan Polres Sumenep.
BERKOMITMEN: Petani berfoto bersama setelah bincang-bincang bersama DKPP dan Polres Sumenep.

Kami akan terus berupaya mengatasi masalah-masalah tersebut agar tidak terjadi lagi. Selain itu, kami mengajak petani untuk melapor ke pihak terkait jika menemukan adanya penyimpangan, tuturnya.

Inung berharap, dengan adanya dialog dengan para petani, akan tercipta pemahaman yang sama tentang cara pendistribusian pupuk bersubsidi agar tepat sasaran dan bermanfaat. Sebab, pupuk bersubsidi merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi mereka. (c1/luq)

Editor : Hendriyanto
#pupuk bersubsidi #dkpp sumenep #Pertanian #polres sumenep #polisi