Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kepulauan Tak Punya Kontainer Sampah, DLH Sumenep Sudah Ajukan Berkali-kali, tapi Ditolak

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 16 Juli 2024 | 21:21 WIB
BEKERJA: Petugas memindah sampah ke kontainer di kawasan Talangan, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep. (MOH. LATIF/JPRM)
BEKERJA: Petugas memindah sampah ke kontainer di kawasan Talangan, Desa Pabian, Kecamatan Kota Sumenep. (MOH. LATIF/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Kekurangan sarana dan prasarana (sarpras) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep tak kunjung teratasi.

Salah satunya, kontainer sampah. Padahal, DLH telah mengajukan berkali-kali, tetapi tidak kunjung dikabulkan.

Kabid  Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Sumenep Deddy Surya mengatakan, tahun lalu institusinya sudah mengajukan anggaran Rp 1,6 miliar untuk pengadaan kontainer sampah.

Namun, anggaran itu tidak disetujui. ”Tahun ini kami mengajukan kembali, tapi tetap tidak disetujui,” katanya.

Deddy menuturkan, institusinya akan mengajukan kembali pengadaan kontainer sampah tersebut pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Sumenep 2024.

Namun, dia pesimistis usulan itu dikabulkan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD).

”Kalau dikabulkan, mungkin hanya satu atau dua unit kontainer. Harga satu kontainer sekitar Rp 40 juta,” tuturnya.

Dia menjelaskan, saat ini institusinya memiliki 18 unit kontainer sampah. Idealnya, setiap kecamatan memiliki satu unit kontainer sampah.

”Sebanyak 12 unit kontainer DLH saat ini diletakkan di Kecamatan Kota Sumenep. Enam unit lainnya berada di Kecamatan Gapura, Lenteng, Kalianget, Saronggi, dan Manding. Di kepulauan tidak ada satu pun kontainer sampah,” tandasnya. (c1/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#TAPD #sarpras #kontainer sampah #dlh