SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep akan merevitalisasi lapangan karapan sapi di Desa Pangarangan, Kecamatan Kota. Anggaran yang yang disiapkan mencapai Rp 1,4 miliar.
Namun, dana jumbo yang melekat di Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep tersebut belum direalisasikan.
Sebab, baru memasuki tahap lelang di Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setkab Sumenep.
Fungsional Bagian Pengadaan dan Barjas Setkab Sumenep Hanny Agus Andrian menyatakan, terdapat kesalahan saat proses penginputan proyek rehabilitasi lapangan karapan sapi. Yakni, diinput dua kali.
Sehingga, internalnya akan segera melakukan perbaikan agar informasi tender proyek tersebut tidak simpang siur.
”Secepatnya akan kami perbaiki,” ujarnya Jumat (28/6).
Kepala Disbudporapar Mohammad Iksan menerangkan, pemeliharaan lapangan karapan sapi merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengakomodasi kegiatan-kegiatan seni, budaya, dan olahraga.
Dengan begitu, infrastruktur Lapangan Giling menjadi lebih representatif.
”Ada olahraga, kegiatan seni maupun karapan sapi. Jadi, memang kami usulkan untuk dilakukan perbaikan. Dan, alhamdulillah terakomodasi,” ujarnya.
Mantan kepala Dinsos Sumenep itu berharap proses lelang di Bagian Pengadaan dan Barjas Setkab Sumenep lancar.
Dengan begitu, revitalisasi lapangan itu tidak terkendala dan bisa cepat selesai pada tahun anggaran 2024 ini.
”Harapan kami segera dimulai,” pungkasnya. (di/jup)
Editor : Fatmasari Margaretta