SUMENEP, RadarMadura.id – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Sumenep menyoroti ketidakhadiran bupati dalam pertemuan bersama legislatif.
Pasalnya, dalam beberapa agenda paripurna dihadiri oleh wakil bupati (Wabup).
Kehadiran bupati dalam rapat penting seperti paripurna sangat diharapkan.
Apalagi jika rapat tersebut berkaitan dengan pembahasan anggaran atau perumusan kebijakan tertentu, seperti peraturan daerah (perda).
DPRD Sumenep enam kali menggelar rapat paripurna terhitung sejak Mei hingga Juni 2024. Selama enam rapat itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo hanya hadir sekali.
Yakni, dalam agenda penyampaian laporan badan anggaran (banggar) dan persetujuan bersama antara bupati Sumenep dan DPRD terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023.
Sisanya, diwakili Wabup Dewi Khalifah dan Sekkab Sumenep Edy Rasiyadi.
Ketua Fraksi PKB DPRD Sumenep M. Muhri tidak memungkiri hal tersebut.
Bahkan, dia mengaku dalam satu kesempatan melakukan interupsi ketika rapat paripurna tidak dihadiri oleh orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tersebut.
”Memang pernah saya interupsi. Itu sudah lama,” kata dia kepada JPRM Senin (24/6).
Muhri tidak memungkiri, bahwa sebagai pemangku kebijakan, Fauzi memang memiliki kesibukan yang padat.
Namun, akan sangat bijak jika tetap meluangkan waktu untuk menghadiri rapat paripurna. Apalagi, setiap rapat dilaksanakan sudah terjadwal dengan baik.
Menurut Muhri, dalam waktu dekat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Sumenep 2024 akan diparipurnakan.
Karena itu, dia meminta Bupati Fauzi untuk hadir dalam rapat penting tersebut. Sehingga, sinergisitas antara legislatif dan eksekutif dalam memproyeksikan pembangunan lebih bagus dan matang.
”Makanya, nanti kalau tidak hadir lagi, saya akan interupsi lagi. Saya akan minta untuk tidak dimulai pembahasan APBD perubahan,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekkab Sumenep Edy Rasiyadi tidak berkenan berkomentar panjang.
Dia hanya menyampaikan, ketika bupati berhalangan untuk hadir dalam rapat bersama DPRD, dipastikan ada wakilnya. ”Kan ada Wabup penggantinya yang hadir,” katanya. (di/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti