SUMENEP, RadarMadura.id — Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo berkomitmen untuk mengurangi permasalahan sampah plastik. Buktinya, dia mengeluarkan surat edaran (SE) khusus pada momentum Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah. Surat itu berisi imbauan pelaksanaan lebaran tanpa sampah plastik.
SE Nomor 9 Tahun 2024 tentang Imbauan Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah tanpa Sampah Plastik tersebut dikeluarkan Senin (10/6).
SE tersebut disampaikan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, BUMD/BUMN, kepala desa/lurah, dan masyarakat se-Kabupaten Sumenep. SE tersebut memuat 5 poin penting.
Baca Juga: Tambah Layanan di MPP, Bupati Sumenep Gandeng Kejari, Kemenag, dan Bapas Pamekasan
Pertama, mengimbau dan mengajak panitia pembagian daging kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik dan/atau mengimbau masyarakat untuk membawa wadah sendiri yang dapat dipakai ulang untuk mewadahi pembagian daging kurban.
Kedua, mengganti kantong plastik sebagai wadah daging kurban menggunakan bahan-bahan alami dengan kearifan lokal (seperti daun pisang/daun jati), wadah anyaman bambu (besek) atau wadah lain yang tersedia sehingga dapat dikomposkan dan tidak menimbulkan sampah plastik.
Ketiga, menyediakan sarana dan prasarana pengelolaan sampah, seperti tempat sampah terpilah dan alat pengumpul sampah terpilah di lokasi pelaksanaan Salat Idul Adha 1445 H dan pembagian daging kurban.
Keempat, melaksanakan pengumpulan, pengangkutan sampah di lokasi salat Idul Adha 1445 H, dan pembagian daging kurban. Kelima, mengoptimalkan tugas di lapangan yang menangani sampah sekaligus sebagai tenaga kampanye dan edukasi publik dalam pengurangan sampah plastik.
Baca Juga: Ketua Parpol Lebih Berpeluang Mendapat Rekom DPP Maju dalam Pilkada
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pihaknya sengaja mengeluarkan SE tersebut. Dengan harapan, dalam momentum penuh keberkahan tersebut wajah Sumenep ikut bersih. Yakni, terhindarkan dari permasalahan sampah plastik.
”SE ini saya keluarkan dengan tujuan untuk mengurangi permasalahan sampah plastik dalam penyaluran daging kurban,” kata pria yang juga ketua DPC PDIP Sumenep itu.
Fauzi mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang sudah mengikuti imbauan tersebut. Terutama kepada masyarakat Sumenep yang ikut menjaga lingkungan kabupaten agar tetap asri dan terbebas dari permasalahan sampah plastik.
”Persoalan sampah ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Makanya, saya imbau penyaluran daging kurban tidak menggunakan plastik, sehingga sampahnya tidak jadi masalah,” tegasnya. (iqb/luq)
Editor : Hendriyanto