SUMENEP, RadarMadura,id – Pembangunan pelabuhan wisata di Kecamatan Kalianget tak kunjung selesai.
Tahun ini Pemkab Sumenep kembali mengalokasikan anggaran perpanjangan dermaga. Anggaran program itu mencapai Rp 1.209.402.135.
Dana miliaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumenep 2024.
Program itu merupakan proyek lanjutan. Sebab, pembangunan pelabuhan wisata Kalianget sudah dibangun sejak 2021 dengan anggaran Rp 1.521.421.935.
Saat itu sumber anggaran berasal dari Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur 2021.
Kemudian pada 2022, kembali mendapat anggaran Rp 1.310.490.151. Dana tersebut dipergunakan untuk menambah panjang dermaga. Anggaran miliar itu bersumber dari APBD Sumenep 2022.
Proyek tersebut sejak dibangun hingga akhir semester pertama ini tidak difungsikan.
Alasannya, panjang dermaga dinilai kurang sehingga menyulitkan kapal untuk sandar. Karena ituy, tahun ini kembali mendapat tambahan anggaran.
Kabid Prasarana dan Keselamatan Transportasi Disperkimhub Sumenep Imam Afif Rusidy mengatakan, proyek lanjutan penambahan panjang pelabuhan wisata Kalianget baru dilelang.
Perencanaan penambahan panjang dermaga memakan waktu cukup panjang. Sebab, harus dilakukan dengan detail dan cermat. ”Agar nanti pelabuhannya bisa berfungsi,” tukas pejabat yang akrab disapa Afif itu.
Anggota Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri mengingatkan agar proyek pembangunan dilaksanakan sesuai dengan perencanan dalam rencana anggaran biaya (RAB).
Dinas terkait juga harus intens mengawasi agar tidak molor dan sesuai harapan. ”Yang pasti, kami nanti juga akan mengawasi,” ujarnya. (iqb/luq)
Editor : Ina Herdiyana