Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dinkes P2KB Sumenep Komitmen Cegah Stunting

Ina Herdiyana • Kamis, 6 Juni 2024 | 13:10 WIB
SUKSES: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan sambutan dalam rapat koordinasi TPST tingkat kabupaten yang diselenggarakan dinkes P2KB di aula Hotel De Baghraf. (PROKOPIM SUMENEP)
SUKSES: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan sambutan dalam rapat koordinasi TPST tingkat kabupaten yang diselenggarakan dinkes P2KB di aula Hotel De Baghraf. (PROKOPIM SUMENEP)

SUMENEP, RadarMadura.id – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep menggelar rapat koordinasi (rakor) tim percepatan penurunan stunting (TPPS) tingkat kabupaten di Hotel De Baghraf Rabu (5/6).

Rakor yang dihadiri Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo itu sebagai bentuk komitmen dalam mencegah kasus stunting.

Plh Kepala Dinkes P2KB Sumenep Mustangin menyatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk mematangkan komitmen dalam menangani kasus stunting.

Pihaknya menekankan agar 30 puskesmas lebih memaksimalkan tugas dalam menurunkan angka stunting.

”Saya harap, puskesmas meningkatkan sinergi dengan kecamatan, desa, dan tokoh masyarakat agar stunting lebih mudah ditangani,” katanya.

Menurut Mustangin, masyarakat harus terus diberi pemahaman berkenaan dengan pentingnya pemenuhan gizi.

Sebab, selama ini masyarakat, terutama di pedesaan, masih tidak memedulikan pemenuhan gizi.

”Para ibu hamil harus benar-benar diperhatikan pemenuhan gizinya. Dengan demikian, nanti saat lahir, anaknya tidak stunting,” ucapnya.

Mantan camat Gapura itu berharap, melalui rakor tersebut, puskesmas bekerja lebih maksimal memberikan pendampingan dan sosialisasi pencegahan stunting.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, permasalahan stunting tidak bisa dianggap sepele.

Sebab, ini merupakan persoalan yang juga menjadi prioritas nasional untuk ditangani. Dinkes P2KB dan jajaran puskesmas harus lebih memaksimalkan kinerja.

”Mari kita bersama-sama melakukan pencegahan stunting ini agar keberadaan kasus ini di Sumenep terus menurun,” ajaknya. (iqb/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Ina Herdiyana
#sumenep #cegah stunting #Dinkes P2KB #komitmen