SUMENEP, RadarMadura.id – Warga Sumenep yang akan merantau ke Bali bisa bernapas lega. Sebab, pada momen arus balik Lebaran tahun ini terdapat layanan gratis dari Sapeken menuju Celukan Bawang, Buleleng, Bali.
Hal serupa juga berlaku untuk warga yang berangkat dari Pelabuhan Raas. Namun, untuk Pelabuhan Raas menuju Celukan Bawang, Bali, merupakan pelayaran khusus.
Kepala UPP Kelas III Syahbandar Sapeken Mochammad Djumari mengatakan, untuk pelayaran arus balik dari Sapeken menuju Celukan Bawang, Bali, sudah dilakukan pada Selasa (16/4).
Layanan itu melibatkan Kapal Sabuk Nusantara 51 dan Kapal Negara Bimasakti Utama milik Kantor Distrik Navigasi Tanjung Perak, Surabaya.
”Sudah berangkat kemarin (Selasa, 16/4) arus balik dari Sapeken menuju ke Celukan Bawang, Bali,” katanya.
Menurut dia, untuk Kapal Sabuk Nusantara 51 membawa sebanyak 374 penumpang. Namun, itu merupakan pelayaran reguler atau penumpang tetap membayar.
Sementara untuk yang arus balik gratis difasilitasi oleh pemkab adalah Kapal Negara Bimasakti Utama.
”Untuk yang naik kapal negara itu gratis. Kemarin ada 58 penumpang yang ikut,” ucap Djumari.
Djumari menuturkan, untuk rute dari Sapeken menuju Celukan Bawang, Bali, tersebut memang ada.
Hal itu karena kebanyakan masyarakat di Sumenep yang beraktivitas di Bali. Celukan Bawang merupakan pusat garmen dan ikan.
”Alhamdulillah, arus balik kemarin berjalan aman dan lancar. Tidak ada penumpukan penumpang,” ujarnya.
Sementara itu, Pengelola Syahbandar Raas Syaifuddin mengaku, untuk rute khusus dari Raas menuju Celukan Bawang, Bali, kembali disediakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Hal itu untuk memfasilitasi masyarakat Pulau Raas yang akan merantau ke Bali. ”Sebab, selama ini banyak masyarakat yang merantau ke Bali,” katanya.
Menurut dia, arus balik tersebut nantinya akan dilaksanakan pada Jumat-Sabtu (19-20/4). Selama dua hari itu akan ada kapal yang membawa penumpang dari pulau Raas menuju Celukan Bawang, Bali. Kapasitas kapal berkisar 80 sampai 250 orang.
”Kemungkinan nanti lebih dari 1.000 penumpang yang akan dibawa secara gratis ke Celukan Bawang, Bali,” ulas Syaifuddin.
Syaifuddin menegaskan, rute ini sebelumnya tidak pernah ada. Ini merupakan kebijakan khusus yang diambil oleh pemerintah pusat untuk melayani masyarakat Pulau Raas yang akan mudik dan kembali ke perantauan pada momen Lebaran ini.
”Sehingga, setelah momen ini berakhir, tidak akan ada lagi rute tersebut,” imbuhnya. (iqb/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti