SUMENEP, RadarMadura.id – Layanan KMP Dharma Bahari Sumekar (DBS) III kembali dikeluhkan penumpang Rabu (13/3). Sebab, kapal milik PT Sumekar Line tersebut gagal berangkat dari Pelabuhan Kalianget.
Parahnya, permintaan ganti rugi penumpang tidak dikabulkan pihak KMP DBS III. Alasannya, tiket tidak utuh. Akibatnya, penumpang mengalami kerugian Rp 65.000.
”Saya sudah beli tiket Rp 65.000. Setelah naik, kapalnya gagal berangkat. Mau dikembalikan tiketnya tidak bisa karena sudah disobek,” kata salah seorang penumpang, Habib, 40, warga Desa Laok Jang-Jang, Kecamatan Arjasa, Kangean.
Habib menceritakan, awalnya KMP DBS III dijadwalkan berangkat Selasa (12/3) pukul 17.00. Saat itu, dia bersama penumpang lainnya memilih masuk lebih awal. Tiket yang dibelinya sudah disobek petugas kapal.
Setelah berada di dalam, kapal tidak kunjung berangkat. Hingga pukul 23.00, belum ada informasi kapan kapal berangkat.
”Baru Rabu (13/3) sekitar pukul 05.00 ada kabar jika pemberangkatan kapal ditunda,” ucapnya.
Dia tidak tahu penyebab kapal gagal berangkat. ”Ada yang bilang karena faktor mesin, lampu jalan bermasalah, dan alasan lainnya,” tutur Habib.
Kapten KMP DBS III Budi Nurcahyo belum bisa memberikan keterangan berkenaan dengan hal tersebut. Berulang kali dihubungi ke nomor handphone-nya, yang bersangkutan tidak merespons.
Begitu juga dengan Direktur Operasional PT Sumekar Line Imam Mulyadi juga tidak merespons. (iqb/yan)
Editor : Ina Herdiyana