Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

IPM Kota Keris Empat Tahun Meningkat

Ina Herdiyana • Kamis, 8 Februari 2024 | 13:40 WIB
LENGANG: Beberapa warga berada di ruang edukasi BPS Sumenep, Rabu (7/2). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)
LENGANG: Beberapa warga berada di ruang edukasi BPS Sumenep, Rabu (7/2). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus berusaha meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). Angka itu mengalami kenaikan selama empat tahun terakhir.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumenep Joko Santoso menyatakan, sejak empat tahun terakhir, IPM Kota Keris cukup bagus karena meningkat setiap tahun. ”Meskipun tidak signifikan, kenaikan IPM di Sumenep sudah luar biasa,” katanya.

Pada 2020, IPM Sumenep 67,74 persen. Kemudian pada 2021, peningkatannya menjadi 67,74. Pada 2022, meningkat lagi menjadi 68,49. Terakhir pada 2023, meningkat menjadi 69,13 persen. ”Pada 2023, meningkat kisaran 0,64 persen,” paparnya.

Joko memaparkan, IPM di Sumenep terus mengalami kenaikan karena beberapa faktor. Di antaranya, tingkat kesehatan masyarakat mulai membaik lantaran pengobatan dibiayai pemerintah dan mudah diakses. Faktor pendidikan juga membaik. ”Pembangunannya juga terus membaik,” paparnya.

Dia menambahkan, kenaikan IPM mesti terus ditingkatkan oleh Pemkab Sumenep. Dia tidak ingin capaian IPM yang saat ini sudah bagus justru menurun pada tahun berikutnya. ”Harus dipertahankan dan jika bisa terus ditingkatkan,” paparnya.

Menurut Joko, untuk meningkatkan IPM sebenarnya mudah. Salah satunya, sektor pendidikan terus digencarkan kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat lebih melek pengetahuan.

”Karena semakin bagus pendidikan masyarakatnya, akan semakin bagus pula IPM-nya,” terangnya. (bai/luq)

Editor : Ina Herdiyana
#sumenep #pemkab #indeks pembangunan manusia #pemerintah kabupaten #bps #ipm