SUMENEP, RadarMadura.id – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Esensi turut mendorong pers independen dan jurnalis profesional.
Upaya itu dibuktikan dengan menggelar pelatihan jurnalistik tingkat dasar (PJTD) selama tiga hari sejak Sabtu (3/2) hingga Senin (5/2).
Peserta dibekali beberapa materi. Meliputi bedah buku, sejarah pers mahasiswa, dan teknik penulisan artikel.
Mereka juga belajar teknik penulisan berita, teknik penulisan puisi dan cerpen, serta teknik kepenulisan resensi.
Dalam kegiatan itu, selain dari STITA Sumenep, juga diikuti peserta dari kampus lain dan perwakilan santri pondok pesantren.
Pers kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) Sumenep itu menghadirkan sejumlah narasumber.
Salah seorang di antaranya Pemimpin Redaksi (Pemred) Jawa Pos Radar Madura (JPRM) Lukman Hakim AG.
Pria yang juga alumnus STITA Sumenep itu berbagi ilmu seputar teknik penulisan berita Minggu (4/2). Dia memaparkan tiga kata kunci dalam penulisan berita. Yakni, siap, sigap, dan lengkap.
Menurut dia, wartawan harus siap baik secara pengetahuan, fisik, maupun mental. Lalu, sigap untuk hunting.
Wartawan juga dituntut mendapatkan dan mengolah data secara lengkap. ”Wartawan harus berpegang pada kode etik jurnalistik,” katanya.
Lukman berharap materi yang disampaikan bisa jadi bekal bagi calon wartawan. Kalaupun tidak menjadi wartawan atau jurnalis, setidaknya bisa menjadi pembaca yang baik.
Menurut dia, pembaca yang baik itu bisa membedakan antara fakta dan hoaks.
”Jika kita punya pengetahuan jurnalistik tidak mudah terkecoh setiap menerima informasi. Kita bisa memilih dan memilah serta tidak mudah membagikan kepada orang lain apabila informasi itu masih patut dipertanyakan,” terang peraih Anugerah Sastra Rancage 2021 itu.
Pimpinan Umum LPM Esensi STITA Sumenep Ferdi Indra Purwijaya mengucapkan terima kasih kepada narasumber yang berkenan berbagi ilmu.
Dia berharap semua ilmu yang telah diberikan bermanfaat bagi peserta. (luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti