SUMENEP, RadarMadura.id – Sebanyak 124.557 warga Sumenep tercatat sebagai penerima bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP) 2024.
Ratusan ribu warga tersebut bakal menerima beras 10 kilogram setiap bulan. Bantuan itu bakal berlangsung selama tiga bulan.
Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan, pemerintah memberikan bantuan berupa beras untuk mengurangi beban hidup masyarakat.
Dia meminta penerima tidak menjual beras bantuan tersebut. Sebab, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu menginginkan agar beras tersebut dikonsumsi.
”Saya harap bantuan beras dari pemerintah tidak dijual lagi oleh penerima, tapi dikonsumsi,” pintanya.
Fauzi menyampaikan, tahun ini terdapat berbagai bantuan yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat.
Hal itu harus dimanfaatkan dengan baik sesuai peruntukannya. Tujuan diberikan bantuan itu untuk meringankan biaya untuk kebutuhan hidup masyarakat.”
Penggunaannya harus sesuai dengan kebutuhan. Pada dasarnya bantuan yang diberikan oleh pemerintah itu untuk meringankan hidup masyarakat,” tuturnya.
Bantuan yang diberikan pemerintah ada yang berupa barang dan uang
Baca Juga: Pemkab Pamekasan Naikkan Anggaran Pilkada Menjadi Rp 12 Miliar
Menurut Fauzi, terkadang bantuan yang diberikan pemerintah tidak mencakup semua elemen masyarakat. Hal itu dinilai wajar karena kemampuan pemerintah terbatas.
Fauzi menerangkan, bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang layak mendapatkan.
”Bantuan yang kita berikan menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Jadi tidak semua warga mendapatkan,” tukasnya. (iqb/bil)
Editor : Fatmasari Margaretta