Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Libatkan Empat Penyelam Lokal, Kantor UPP Kelas III Masalembu Cari Sisa Korban KM Labobar di Perairan Karamian, Sumenep

Hera Marylia Damayanti • Minggu, 24 Desember 2023 | 18:12 WIB
SITA PERHATIAN: Warga Desa Karamian, Kecamatan Masalembu, menyaksikan mayat Rusli, korban KM Labobar yang tenggelam di perairan Karamian, Kamis (21/12). (JAILANI UNTUK JPRM)
SITA PERHATIAN: Warga Desa Karamian, Kecamatan Masalembu, menyaksikan mayat Rusli, korban KM Labobar yang tenggelam di perairan Karamian, Kamis (21/12). (JAILANI UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Proses pencarian terhadap Muideh, 35, korban Kapal Motor (KM) Labobar di perairan Karamian, Kecamatan Masalembu, belum membuahkan hasil hingga Sabtu (23/12). Pencarian dilakukan dengan melibatkan empat penyelam lokal.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Masalembu Rahmat Rahim mengatakan, satu korban KM Labobar yang tenggelam belum ditemukan. Maka dari itu, proses pencarian terhadap warga Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, itu terus dilakukan. ”Masih belum (ditemukan, Red). Masih dalam pencarian terus,” katanya.

Rahmat Rahim menyampaikan, proses pencarian dilakukan sekitar 1–2 mil dari lokasi kejadian di perairan Karamian. Pihaknya melibatkan anggotanya beserta masyarakat setempat. ”Kita pakai empat penyelam (warga lokal, Red) untuk lakukan pencarian. Kan di situ (Karamian, Red) banyak pekerja penyelam,” ucapnya.

Pihaknya sengaja tidak meminta bantuan lembaga lainnya dalam mencari Muideh. Sebab, lokasi kejadian berada di pulau terluar Kota Keris. Maka dari itu, pihaknya memaksimalkan potensi yang ada.

”Tidak mungkin panggil petugas lain, karena jauh. Jadi kami minta tolong partisipasi masyarakat untuk mencari. Agar efektif, kami libatkan penyelam,” imbuhnya.

Selama pencarian dilakukan, yang berhasil ditemukan hanya barang-barang yang diduga milik korban. Yaitu, 2 unit handphone beserta charger-nya. ”Bukti-bukti itu kami kumpulkan semuanya,” tukasnya.

Kondisi alam sebenarnya cukup mendukung dalam proses pencarian yang dilakukan. Sebab, tidak ada ombak besar dan lokasinya dangkal. ”Mungkin kebawa arus, tapi kita juga tidak bisa memastikan,” katanya. (iqb/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Karamian #pencarian #penyelam #km labobar #lokasi kejadian