SUMENEP, RadarMadura.id – Perssu Madura City (MC) lolos ke babak 28 besar Liga 3 wilayah Jawa Timur dengan status juara grup M. Sementara formulasi pertandingan babak 28 besar yang akan digelar Senin (8/1/2024) belum ada kepastian.
Meski begitu, Laskar Kuda Terbang –julukan Perssu MC– tetap memilih berlatih rutin meski pertandingan di babak 28 besar belum jelas. Tujuannya, membenahi kesalahan-kesalahan babak penyisihan di grup M.
Baca Juga: Jadi Korban Tabrak Lari, Pemotor Asal Kalianget, Sumenep, Tewas di Marengan Daya
Pelatih Perssu MC Budiarjo Thalib menyatakan, banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dibenahi pasca babak penyisihan grup M. Di antaranya, masalah teknik bermain dan komunikasi antar pemain yang belum sepenuhnya berjalan maksimal.
”Kami sering gagal memainkan bola-bola panjang ke belakang. Saat transisi yang dilakukan musuh cepat, lalu kami membuat kesalahan, maka langsung dijadikan kesempatan untuk mencetak gol,” ucapnya Senin (18/12).
Mantan pelatih Persik Kediri itu mengungkapkan, butuh persiapan matang untuk tampil di babak 28 besar. Sebab, lawan-lawan yang dihadapi cukup baik. M timnya tidak boleh membuat kesalahan sekecil apa pun agar tidak menjadi malapetaka.
”Kami akan berusaha dengan latihan. Mungkin itu cara kami untuk bisa memperbaiki tim ini,” imbuhnya.
Thalib menambahkan, dirinya kembali mencari komposisi pemain terbaik di skuadnya. Mulai dari pemain belakang, tengah, dan depan. Jika di salah satu lini terdapat yang lemah, maka akan berpengaruh terhadap jalannya permainan yang ditampilkan. ”Kami coba untuk mengatur lagi agar bisa mencari komposisi ideal,” sambungnya.
Baca Juga: Mengkhawatirkan, Terduga Pelaku Asusila di Sampang Cenderung Orang Dekat Korban
Mantan pelatih Persela Lamongan itu mengakui tidak menutup kemungkinan untuk menambah pemain baru menjelang babak 28 besar. Namun, pihaknya masih terus memantau kemampuan anak asuhnya di jedah kompetisi.
Thalib sudah mengenal jauh beberapa karakter pemainnya. Sebab, dia pernah bekerja sama di tim lain sebelum sama-sama memperkuat klub kebanggaan masyarakat Kota Keris tersebut. ”Kita lihat momennya dulu, apakah perlu atau tidak kita menambah pemain,” katanya. (iqb/jup)
Editor : Fatmasari Margaretta