KOTA, Jawa Pos Radar Madura – Anggaran bantuan guru ngaji yang dialokasikan pemkab tahun ini menyusut. Jika pada 2022 mencapai Rp 2,4 miliar atau untuk 2.017 orang, tahun ini hanya Rp 1,2 miliar atau untuk 1.019 orang.
Kabag Kesejahteraan Masyarakat (Kesmas) Setkab Sumenep Kamiluddin mengatakan, sebenarnya dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2023 pihaknya mengusulkan 2.025 orang. Namun, yang disetujui hanya 1.019 orang,” katanya.
Menurut dia, setiap guru ngaji nantinya akan mendapat bantuan Rp 1,2 juta. ”Saya berharap program bupati-wakil bupati Sumenep dengan tagline Bismillah Melayani itu dapat memberikan semangat bagi guru ngaji agar lebih semangat mendidik generasi bangsa membaca Al-Qur’an,” katanya.
Warni, guru ngaji sekaligus pemilik langgar di Desa Cangkreng, Kecamatan Lenteng, berharap mendapat bantuan tersebut. ”Ada tiga guru ngaji di langgar saya yang belum pernah mendapatkan bantuan tersebut. Semoga tahun ini dapat,” harapnya. (via/yan)
Editor : Fatmasari Margaretta