Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Petani Semringah, Serka Syaiful Imam Berhasil Tingkatkan Produktivitas Tanaman Jagung Silase

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 1 Desember 2023 | 19:20 WIB
SERAHKAN: Pangdam V/Brawijaya memberikan piagam penghargaan kepada Babinsa Koramil 0827/05 Lenteng Serka Syaiful Imam dalam program budi daya jagung silase, Jumat (17/11). (SYAIFUL IMAM UNTUK JPRM)
SERAHKAN: Pangdam V/Brawijaya memberikan piagam penghargaan kepada Babinsa Koramil 0827/05 Lenteng Serka Syaiful Imam dalam program budi daya jagung silase, Jumat (17/11). (SYAIFUL IMAM UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Babinsa Koramil 0827/05 Lenteng Serka Syaiful Imam baru saja berteduh di salah satu rumah warga di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Senin (27/11). Lelaki yang akrab disapa Syaiful itu baru saja datang dari lahan tegalan, tempat petani bercocok tanam jagung silase.

Saat itu dia berkeliling untuk melihat proses cocok tanam jagung silase di tanah kelahiran. Sekaligus, menjadi tempat pengabdiannya sebagai seorang prajurit TNI.

Syaiful yang saat itu terlihat letih dan berkeringat mempersilakan wartawan yang menemuinya untuk duduk. Dia kemudian mulai bercerita tentang penghargaan yang diberikan Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf MA di makodam, Jumat (17/11).

Penghargaan yang diterima karena dirinya dinilai prajurit yang sukses mendampingi petani dalam program tanam jagung silase. Penghargaan membanggakan itu diterima bersama Dandim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi dan Danramil 0827/13 Rubaru Kapten Arm. Imam Hayudi. ”Dandim sebagai inisiator program ini,” ujarnya.

Kecamatan Lenteng merupakan salah satu daerah di Kota Keris yang menjadi sentra penghasil jagung. Namun, sejak beberapa tahun terakhir, petani enggan menanam jagung karena kebingungan soal pangsa pasar.

Karena setiap memasuki musim panen, petani kesulitan untuk mencari pembeli. Apalagi, jagung yang dipanen tidak hanya untuk dimakan sendiri. Tapi, juga harus dijual untuk biaya atau modal tanam berikutnya dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

”Sejak ada program kemitraan pemkab dengan TNI, alhamdulillah gayung bersambut. Dengan adanya jaminan kemitraan, petani akhirnya mau menanam jagung kembali,” imbuhnya.

Dari 20 desa di Kecamatan Lenteng, ada 15 desa yang menanam jagung silase. Sementara, hasil panennya yang melimpah baru di empat desa. Yakni, Desa Lenteng Timur, Lenteng Barat, Daramista, dan Ellak Daya.

Rata-rata hasil panen per hektare mencapai 30–40 ton. Ke depan diharapkan produktivitasnya semakin meningkat. Yakni, bisa 45–50 ton per hektare. Saat ini Syaiful tengah berupaya untuk memotivasi para petani jagung agar menanam jagung silase, minimal 5 hektare setiap minggunya.

Melimpahnya produksi jagung silase di Kecamatan Lenteng membuat hasil pertanian itu diekspor hingga Korea Selatan. Jumlahnya mencapai 27 ton. Ekspor jagung itu dilepas Pangdam V/ Barwijaya Mayjen TNI Farid Makruf, Dandim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi, bersama Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di Surabaya beberapa waktu lalu.

”Jagung silase ini akan menjadi gerakan nasional. Terbukti, ternak sapi dan kambing yang memakan jagung silase tumbuh dengan baik,” ucap Dandim 0827/Sumenep Letkol Czi Donny Pramudya Mahardi. (via/jup)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#sumenep #Silase #jagung #kecamatan lenteng #Syaiful #Petani