SUMENEP, RadarMadura.id – Pengerjaan proyek pembangunan portal elektronik (e-portal) Pasar Anom Baru Sumenep yang ditarget selesai 60 hari sangat lamban. Hingga Rabu (29/11), rekanan baru menuntaskan pengerjaan fondasi. Sementara pemasangan atap alias kanopi belum selesai. Portal juga belum terpasang.
Berdasar pantauan Jawa Pos Radar Madura (JPRM), pekerjaan fisik berupa fondasi itu sudah selesai satu pekan yang lalu. CV Permata Jingga selaku rekanan proyek senilai Rp 498.725.938,17 itu terkesan mengulur waktu.
Kabid Perdagangan Diskop UKM Perindag Sumenep Idham Halil mengatakan, proyek tersebut harus selesai tepat waktu. Dikatakan, pemasangan kanopi dan portal dijadwalkan terlaksana pekan ini.
”Selanjutnya akan dilakukan pemasangan alat elektronik dan instalasi aplikasi. Pekerjaan fisiknya memang sedikit, hanya pengerjaan fondasi dan kanopi. Dalam pekan ini sudah terpasang,” klaimnya.
Idham menyampaikan, pembuatan kanopi dilakukan di bengkel las. Setelah semua rancangan selesai, tinggal dipasang di lokasi proyek. Pemasangannya dipastikan tidak akan memakan waktu lama.
”Yang cukup makan waktu itu pembuatan kanopi di bengkel las,” ulasnya.
Setelah pemasangan kanopi tuntas, dapat dilanjutkan pemasangan alat atau mesin e-portal. Sekaligus dengan instalasi aplikasi. Proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu satu pekan.
Pemasangan alat elektronik tersebut tidak dikerjakan langsung oleh rekanan. Tetapi, dikerjasamakan dengan vendor. Tapi, tetap menjadi tanggung jawab rekanan.
”Alatnya sudah siap dan tinggal pasang. Meski kontraknya sampai akhir Desember, kami targetkan tuntas sebelum tanggal 15 Desember,” tegasnya.
Anggota Komisi II DPRD Sumenep Zainal Arifin mendesak pengerjaan proyek pembangunan e-portal Pasar Anom Baru tersebut segera dituntaskan. ”Semakin cepat selesai, maka semakin bagus. Jangan mengulur waktu,” ingatnya.
Koran ini telah berupaya menghubungi pihak CV Permata Jingga, Yanto. Tapi, yang bersangkutan tidak merespons. Padahal, sudah ditelepon berulang kali. (bus/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Ina Herdiyana