SUMENEP, RadarMadura.id – Masyarakat Dusun Jambu, Desa Kolo-Kolo, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, kompak membangun jalan secara swadaya. Sebab, keinginan masyarakat untuk memiliki jalan yang layak tak bisa dibendung lagi meski tidak dibantu pemerintah.
Setiap hari warga kompak bekerja. Mereka bahu-membahu membangun jalan sebelum musim hujan tiba. ”Alhamdulillah, sebagian sudah selesai dibangun (dicor, Red). Sebagian lagi masih proses pengerasan,” kata Kepala Dusun Jembu, Desa Kolo-Kolo, Apsari Salam.
Menurut Apsari, masyarakat sudah tidak sabar menunggu anggaran dari pemerintah. Sebab, saat musim hujan, kondisi jalan di dusunnya kian susah dilewati. ”Sebab, masih berupa tanah. Karena itu, kami melakukan pengerasan dulu,” ulasnya.
Dia menjelaskan, panjang jalan di dusunnya yang rusak sekitar 500 meter lebih. ”Alhamdulillah, panjang jalan yang sudah dicor sekitar 300 meter,” terangnya.
Dia menambahkan, uang perbaikan jalan merupakan hasil urunan warga yang ada di luar negeri. Terutama perantau yang ada di Malaysia. ”Ada yang menyumbang Rp 3 juta, Rp 4 juta, bahkan hingga Rp 10 juta. Ada juga yang menyumbang 100 sak semen,” tandasnya. (via/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti