Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Masakambing, Sumenep, Sabet Penghargaan Dewi Cemara Jatim

Berta SL Danafia • Selasa, 7 November 2023 | 19:36 WIB
BERPRESTASI: Pj Kades Masakambing saat menerima penghargaan Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera Jatim 2023 dari gubernur Jatim yang diwakili Wabup Sumenep, Minggu (5/10). (AINUL YAKIN UNTUK JPRM)
BERPRESTASI: Pj Kades Masakambing saat menerima penghargaan Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera Jatim 2023 dari gubernur Jatim yang diwakili Wabup Sumenep, Minggu (5/10). (AINUL YAKIN UNTUK JPRM)

SUMENEP, RadarMadura.id – Keberadaan Desa Wisata Jantung Nusantara Masakambing, Kecamatan Masalembu, patut dibanggakan.

Apalagi, mendapatkan penghargaan dari Gubernur Khofifah Indar Parawansa sebagai Desa Wisata Cerdas Mandiri dan Sejahtera (Dewi Cemara) Jatim 2023.

Penyerahan penghargaan tersebut diwakili oleh Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Dewi Khalifah dalam acara penutupan Festival Dewi Cemara 2023 yang terlaksana di Taman Bunga Pottre Koneng pada Minggu (5/10). Penghargaan membanggakan itu diterima oleh Pj Kades Masakambing Ainul Yakin.

Desa Wisata Jantung Nusantara Masakambing merupakan satu-satunya desa di Sumenep yang mendapatkan penghargaan bergengsi tersebut.

Meskipun, sebenarnya terdapat tiga wisata lainnya yang mewakili Sumenep. Yaitu, desa wisata keris, kasur pasir, dan oksigen.

Pj Kades Masakambing Ainul Yakin mengatakan, desanya selama ini memang memiliki potensi wisata yang unik. Salah satunya, keberadaan pelestarian burung kakaktua.

”Potensi kita yang terkenal adalah burung kakaktua. Hanya ada di Masakambing. Itu salah satu daya tariknya,” katanya.

Pejabat yang juga aktif sebagai Sekcam Masakambing itu juga menyatakan, selain burung kakaktua, di desanya juga memiliki berbagai potensi alam lainnya.

Keberadaannya tidak kalah menarik dengan yang lain. ”Banyak objek wisata yang lainnya, seperti karang putih dan hutan mangrove,” ucap  Ainul Yakin.

Ainul Yakin menuturkan, penghargaan tersebut cukup membanggakan desanya. Sebab, desanya merupakan satu satunya desa di Sumenep yang masuk 10 besar Festival Dewi Cemara Jatim 2023.

”Penghargaan ini merupakan  kali pertama untuk Desa Masakambing,” tukasnya.

Menurut dia, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat selama ini bekerja  sama untuk melestarikan potensi wisata tersebut.

Baca Juga: Barang Curah Hambat Bongkar Muat dan Bahayakan Pelayaran

Pemberian penghargaan itu nantinya akan dijadikan penyemangat untuk terus melestarikan keberadaan burung kakaktua.

Dia mengakui, akses menuju Desa Masakambing, Kecamatan Masalembu, diakui cukup sulit. Sebab, desanya terletak di kawasan terluar Sumenep.

”Tapi, kami akan terus melakukan berbagai upaya. Sebentar lagi akan dibangun pelabuhan untuk mempermudah akses masyarakat menuju Masakambing,” ungkap Ainul Yakin.

Ditambahkan, pihaknya juga sudah membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis). Hal itu dilakukan agar potensi wisata yang ada dapat berkembang dengan cepat. Termasuk, membangun home stay di kawasan wisata.

”Sehingga, wisatawan yang datang ke Masakambing tidak kebingungan mencari tempat bermalam dan beristirahat,” tandas Ainul Yakin. (iqb/yan)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#Desa #sumenep #wisata #masalembu #madura #jatim