SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Optimalisasi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep tidak hanya isapan jempol belaka. Akan tetapi, benar-benar diwujudkan.
Salah satunya, dengan menambah tenaga medis seperti dokter spesialis profesional. Tercatat, dalam tahun ini sudah dua kali menambah dokter spesialis. Dua dokter spesialis meliputi dokter spesialis anestesi dan spesialis bedah.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati mengatakan, penambahan dokter spesialis tentu disesuaikan dengan kebutuhan. Apalagi, kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan (faskes) rumah sakit pelat merah ini semakin meningkat.
Atas pelayanan prima itu, pasien yang berobat terus berdatangan. Bahkan, tidak hanya berasal dari Kabupaten Sumenep saja. Akan tetapi, pasien dari Kabupaten Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan juga ada yang dirujuk ke RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep.
”Untuk tetap menjaga optimalisasi pelayanan, maka sangat perlu dilakukan penambahan dokter spesialis,” katanya.
Menurut dia, sebelumnya RSUD dr. H. Moh. Anwar hanya memiliki satu dokter spesialis anestesi. Namun, pada awal 2023, dokter spesialis anestesi ditambah satu dokter lagi. Kini, total ada dua dokter anestesi.
Dia menyebutkan, dokter spesialis anestesi yang lama itu bernama dr. Rudy Iskandar. Sementara, yang baru adalah dr. Agil Rumboko Sumitro. Profesionalitas dua dokter ini tidak diragukan lagi.
”Dokter yang baru sudah terhitung bekerja mulai 21 Maret 2023,” sebutnya.
Baca Juga: Demi Kenyamanan, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Sediakan Tempat Khusus bagi Keluarga Pasien
Erliyati mengatakan, peran dokter anestesi sangat urgen. Terutama, dalam menangani tindakan bedah. Sebab, dokter anestesi bertugas melakukan pembiusan sebelum tindakan bedah kepada pasien dimulai.
Selain itu, dokter anestesi juga bertugas memonitor kondisi pasien saat operasi berlangsung. Termasuk, juga melakukan observasi pasca operasi kepada pasien. Tujuannya, memastikan kondisi pasien stabil agar tidak semakin memburuk.
Erliyati menyampaikan, penambahan dokter spesialis yang lain juga ada. Di antaranya, di poli bedah. Semula poli bedah hanya memiliki dua dokter spesialis. Kedua dokter itu adalah dr. Syaiful Kamil dan dr. Arya Rasi Putranto. Sedangkan, dokter yang baru bernama dr. Bagus Aris Madani.
Dokter anyar itu sudah bertugas per 5 September 2023. Dokter spesialis bedah tersebut merupakan putra terbaik kelahiran Kota Keris. ”Saya sengaja masuk ke RSUD dr. H. Moh. Anwar. Sebab, ingin mengabdi di tanah kelahiran saya sendiri,” kata dokter yang akrab disapa Dokter Aris itu.
Ke depan, pihaknya akan mengabdi sepenuh hati. Kepuasan dan kenyamanan pasien tentu menjadi perhatian utama. Tujuannya, agar kepercayaan masyarakat terhadap faskes di rumah sakit pelat merah itu terus meningkat.
Untuk diketahui, pelayanan prima di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dilakukan menyeluruh. Tidak hanya di poli saja, tetapi pelayanan kesehatan di bidang kejiwaan.
Faskes terbaik di Kota Keris ini sudah memiliki dokter spesialis kejiwaan sejak 2015. Bahkan, untuk di Madura, RSUD dr. H. Moh Anwar menjadi faskes pertama yang memiliki dokter spesialis jiwa. Dokter spesialis jiwa itu bernama dr. Utomo.
Baca Juga: RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Launching Pelayanan Informasi BPJS Kesehatan
Selama ini, pelayanan kesehatan kejiwaan tidak hanya melayani pengobatan pasien di dalam rumah sakit saja. Namun, sudah mampu menjangkau di rumah sakit. Misalnya, bekerja sama dengan Pondok Pesantren Al-Bajigur, Kecamatan Manding.
Melalui kerja sama tersebut, pihak rumah sakit memiliki misi besar. Yakni, pengobatan penyakit jiwa bebas pasung. Hal tersebut dilakukan semata-mata agar tidak ada lagi orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung, tapi diobati dengan cara yang tepat. (bus/daf)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Fatmasari Margaretta