SUMENEP, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan Sumenep bermunajat di Stadion A. Yani, Desa Pabian, Kecamatan Kota, pada Selasa (31/10) malam.
Kegiatan dengan tema Berkhidmat dalam Kesantunan, Bergerak Menuju Masa Kejayaan tersebut bertujuan mendoakan kebaikan Sumenep sekaligus mengajak masyarakat mencegah rokok ilegal.
Pengajian umum itu menghadirkan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Safi’iyah Sukorejo, Situbondo, KH. R. Ahmad Azaim Ibrahimy. Kegiatan itu diiringi jami’iyah Majelis Salawat Sokarajjah Situbondo.
Kegiatan tesebut dilaksanakan dalam rangka merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Jadi Ke-754 Sumenep 2023. Ribuan warga mengenakan baju muslim memenuhi lokasi pengajian umum tersebut.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Sumenep, pihaknya sudah melangsungkan banyak rangkaian kegiatan. Sumenep Bermunajat itu menjadi rangkaian penutup dari semua kegiatan hari jadi.
”Kegiatan ini menjadi harapan kita semua. Semoga ke depan Sumenep diberikan kemudahan dan keberkahan dalam menjalankan roda pemerintahan,” ucapnya.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu juga menyatakan, melalui pengajian umum itu, diharapkan mendapat keberkahan dari para pendahulu dan pemimpin Sumenep masa lampau.
Dengan demikian, Sumenep semakin makmur. ”Harapannya, Sumenep menjadi kabupaten yang maju,” ucap Achmad Fauzi Wongsojudo.
Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu bersyukur dapat melaksanakan kegiatan Sumenep Bermunajat. Apalagi dihadiri langsung oleh para ulama besar dan guru kita bersama.
”Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya mengucapkan terima kasih. Semoga kita diberikan kekuatan dalam menjalankan roda pemerintahan di Sumenep ini,” tukasnya.
Dia mengajak dan berharap kepada semua elemen masyarakat agar bersama-sama membangun Sumenep.
Sebab, untuk menjadikan Sumenep semakin maju, tidak cukup hanya bupati dan pemerintah saja, tetapi butuh dorongan dari banyak pihak.
”Mari bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, pengurunan angka pengangguran terbuka, peningkatan IPM Sumenep, dan sebagainya,” ajak Cak Fauzi. (iqb/pen)
Editor : Abdul Basri